Tenaga Medis Gugur Tangani Corona Dapat Santunan hingga Rp 341 Juta

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2020 12:58 WIB
Doctors at work during crisis of virus outbreak. Healthcare in covid 19 acute medical crisis
Ilustrasi/Foto: Getty Images/HRAUN
Jakarta -

Pemerintah memberikan santunan kematian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) dalam hal ini tenaga medis yang gugur dalam bertugas menangani virus Corona (COVID-19). Santunan diberikan kepada ahli waris senilai Rp 337 juta sampai Rp 341 juta.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan tunjangan tersebut terdiri dari tunjangan hari tua dan asuransi kematian, hingga jaminan kecelakaan kerja yang meliputi santunan kematian, uang duka wafat, biaya kematian dan beasiswa.

"Hak-hak yang akan diterima adalah hak keuangan oleh ahli waris besarnya antara Rp 337 juta sampai Rp 341 juta. Ini jumlah yang mudah-mudahan (cukup), memang tidak mencukupi untuk seorang pahlawan bangsa jadi mudah-mudahan ini bisa memberikan apresiasi dari pemerintah untuk mereka yang tewas tersebut," kata Bima saat memberikan santunan kepada ahli waris, Rabu (23/6/2020).

Selain itu, abdi negara yang gugur dinaikkan pangkatnya dan uang pensiun dicairkan lebih banyak dibanding yang meninggal yakni 72%. Perlu diketahui, bahwa status gugur ini adalah khusus untuk PNS yang meninggal saat sedang bertugas.

"Santunan tewas ini besar, jadi tewas ini selain insentif, pangkatnya setingkat lebih tinggi dan juga pensiun janda dan dudanya diberikan 72%. Kalau pensiunan meninggal, pensiunan janda dudanya 36%, jadi 2 kali lipat lebih besar," imbuhnya.

Santunan yang diberikan hari ini hanyalah jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian untuk PNS di bawah Kementerian Pertahanan dan dikelola oleh PT Taspen (Persero). Berikut tiga tenaga medis yang mendapat santunan:

1. dr. Toni Daniel Silitonga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat

2. drg. Yuniarto Budi Santoso dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor

3. Ninuk Dwi Perawat RSCM Kementerian Kesehatan.



Simak Video "Ada Wacana Vaksinasi Ketiga untuk Tenaga Medis, Ini Kata Imunolog"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)