Bulog Punya Tugas Soal Kedelai hingga Jagung, DPR: Belum Jalan

- detikFinance
Kamis, 25 Jun 2020 20:45 WIB
Pekerja menata stok beras di Gudang Bulog Sub Drive  Serang, Banten, Jumat (3/4/2020). Dirut Perum Bulog Budi Waseso menyatakan stok beras saat ini sebanyak 1,65 juta ton beras medium dan 170 ribu ton beras, cukup untuk  kebutuhan puasa hingga lebaran. Stok beras akan bertambah sekitar 1,7 juta ton lagi dari hasil serapan gabah petani pada puncak masa panen bulan April-Mei. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pras.
Foto: ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Secara keseluruhan, berikut kesimpulan rapat Komisi IV dengan Bulog:

Pertama, Komisi IV memberikan apresiasi kepada Perum Bulog dalam optimalisasi penyerapan gabah/beras sesuai dengan Instruksi Presiden 5/2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras, dan Permendag nomor 24/2020 tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah/beras. Selanjutnya, Komisi IV DPR RI mendorong Pemerintah untuk memperkya cadangan pangan nasional dalam menghadapi krisis pangan dan kekeringan dengan mengutamakan Perum Bulog dalam penugasan penyerapan pangan nasional.

Kedua, Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi kepada Perum Bulog yang telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Presufen selama pandemi COVID-19. Selanjutnya, Komisi IV DPR RI meminta Pemerintah untuk mengembalikan peran Perum Bulog sebagai penyedia dan pendistribusi utama beras dalam program Bantuan Sosial Pemerintah serta penyaluran Natura untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan BUMN sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, Komisi IV DPR RI mendorong Pemerintah untuk mengalokasikan anggaran penyerapan dan penyaluran komoditas pangan strategis Perum Bulog dalam rangka melindungi harga di tingkat petani, mengatasi kelebihan hasil budi daya Pertanian Strategis Nasional, dan memperbaiki kebijakan pengelolaan cadangan pangan nasional sesuai UU nomor 22/2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan dan Perpres nomor 48/2016 tentang Penugasan kepada Perum Bulog dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional.

Keempat, Komisi IV DPR RI meminta Pemerintah melakukan koordinasi dan sinkronisasi untuk memberikan kewenangan yang seimbang kepada Perum Bulog dalam melaksanakan penugasan pengadaan dan penyaluran komoditas pangan strategis nasional. Selanjutnya, Komisi IV DPR RI meminta Pemerintah dalam tata kelola komoditas pangan nasional lebih mengutamakan produksi dalam negeri.



Simak Video "Tekan Angka Stunting, Bulog Sebar 3.000 Paket Makanan di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]

(Vadhia Lidyana/dna)