Luhut Bocorkan Isi Agenda Rapat Paripurna, Apa yang Dibahas?

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2020 17:20 WIB
Luhut Binsar Panjaitan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Foto: Luhut Binsar Panjaitan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membocorkan isi agenda rapat kabinet paripurna yang akan digelar Juli 2020 mendatang. Salah satu isu penting yang akan dibahas dalam agenda tertutup rapat paripurna tersebut ialah soal target serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Agenda sidang tertutup adalah soal target serapan 20% dari total APBN itu oleh UMKM, jadi angka ini besar sekali, jadi kita harus mendorong. Banyak yang belum sadar ini, banyak mungkin masih agak melecehkan tapi jangan lupa pemerintah menargetkan 20% dari total APBN untuk UMKM," ungkapnya saat meresmikan Gerakan Nasional Belanja Pengadaan Pemerintah untuk Usaha Mikro & Usaha Kecil yang digelar secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Selain itu, bakal dibahas juga soal pemanfaatan insentif/stimulus program Pemulihan Nasional (PEN) bagi UMKM.

"Insentif PEN ini akan diberikan terus. Dan juga laporan evaluasi dan progres Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), laporan on boarding UMKM, Integrasi e-learning dan sertifikasi pada landing hub Gernas BBI," sambungnya.

Sedangkan untuk agenda sidang terbuka rapat paripurna nanti akan diadakan peluncuran aplikasi bela pengadaan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)

"Nah, agenda sidang terbuka adalah peluncuran aplikasi bela pengadaan oleh presiden, diikuti dengan pembelian produk UMKM secara serentak oleh seluruh Menteri dan Kepala Lembaga. Ini juga menunjukkan kebersamaan kita. Keberpihakan kita kepada produk-produk dalam negeri. Sehingga dengan begitu juga akan menggerakkan ekonomi di bawah akan membuat rasa bangga daripada putra putri kita yang bekerja dalam UMKM," papatnya.

Selanjutnya, akan ada dialog Jokowi dengan 2 Desa Wisata dan 2 BUMDes dan diakhiri press conference.

"Ini akan dilakukan pada peluncuran daripada Bangga Buatan Indonesia adalah belanja onlinenya," tutupnya.



Simak Video "Luhut: KPK Ini Super Sakti, Tapi OTT Nggak Bikin Jera!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)