Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan Tembus 6 Juta Orang

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 29 Jun 2020 07:00 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)
Jakarta -

Virus Corona (COVID-19) memukul dunia usaha. Dampaknya pelaku usaha terpaksa merumahkan bahkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan saat ini jumlah pekerja yang dirumahkan dan kena PHK sekitar 1,7 juta orang. Sedangkan ada 1,3 juta yang juga terdampak namun proses validasinya masih dilakukan.

"Per 27 Mei menunjukkan secara total pekerja formal noninformal, mayoritas adalah pekerja formal yang masuk datanya ke Kemenaker karena pekerja yang informal itu lebih banyak masuk ke kementerian yang lain seperti Kemenkop UKM, Kemenpar. Ada 1,7 juta mereka yang terdampak, mereka yang di PHK atau yang dirumahkan. Ada juga 1,3 juta yang juga terdampak yang proses validasinya masih kami lakukan," kata Ida dalam webinar Minggu (28/6/2020) malam.

Padahal sebelum adanya COVID-19 yakni Februari 2020, jumlah pengangguran di Indonesia diklaim telah menurun dibanding tahun 2019. Namun dengan adanya pandemi ini membuat angka pengangguran kembali meningkat.

"Sebenarnya data BPS per Februari 2020 menunjukkan angkatan kerja itu 137,91 juta dan sebenarnya pengangguran kita angka pengangguran terbuka kita pada Februari 2020 turun sebenarnya dibanding 2019. Jadi pengangguran kita tinggal 6,88 juta atau sekitar 4,99%," ucapnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pemerintah Baru Terapkan Upah Minimum Sesuai UU Cipta Kerja pada 2022"
[Gambas:Video 20detik]