Pengembang Mulai Terapkan Protokol New Normal, Ini Mekanismenya

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 29 Jun 2020 14:45 WIB
PT Adhi Persada Properti membangun aoartemen untuk kalangan mahasiswa, di Depok, Jawa Barat.
Foto: LRT City Royal Sentul
Jakarta -

Pandemi virus Corona membuat banyak perubahan pada aktivitas sehari-hari. Ada banyak hal baru yang harus kita jalankan untuk memutus penyebaran wabah ini yang sangat cepat antar manusia, misalnya menjaga jarak, selalu bermasker, sering-sering cuci tangan dengan sabun, dan sebagainya.

Hal ini juga akhirnya menuntut perubahan mendasar beberapa property seperti dalam hal desain kawasan hingga hunian beserta fasilitas yang harus disediakan. Menurut Denny Setiawan, Principal Arsitek Studio Denny Setiawan, ada beberapa hal yang harus diatur pada desain hunian untuk mewujudkan hunian yang tanggap pandemi.

"Kesadaran tentang higienitas menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar, misalnya bagaimana kita sebelum masuk rumah itu harus bersih sehingga harus ada area disinfektan. Desain rumah juga harus dipikirkan bagaimana bisa memanen cahaya matahari yang penting untuk meningkatkan imunitas tubuh, dan hal lainnya untuk menangkal penularan pandemi ini dan itu harus applicable," ujarnya.

Pada akhirnya, semua pihak harus bisa mewujudkan standard operating procedure (SOP) yang bisa diterapkan untuk mewujudkan tatanan hidup baru atau new normal pada masa wabah ini. Terlebih lagi kalangan pengembang, harus adaptif dan bisa membaca tren untuk diaplikasikan di produknya sehingga tetap aman bagi konsumen dan masyarakat pada umumnya.

Menurut Managing Partner Property Management Coldwell Banker Indonesia (CBI) Abdul Rahman Elly, sektor properti memiliki peran vital untuk memenuhi kebutuhan hunian, komersial, dan fasilitas lainnya. Properti juga harus terus berkembang dalam situasi apapun, karena itu kemampuan membaca tren dan adaptif terhadap segala sesuatu menjadi penting.

"Properti sudah mengalami berbagai perubahan sejak beberapa dekade terakhir dengan pasang surut yang sangat dinamis mulai booming hingga lesu sejak beberapa tahun terkahir dan ditambah dengan pandemi ini. Namun berbagai kendala itu seperti biasa akan menciptakan flowing sesuai dengan kebutuhan dan perkembangannya, dan untuk masa pandemi ini yang harus diutamakan protokol kesehatan dan keamanan terkait Covid-19," bebernya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3