Maskapai Ini Bangkrut Dihantam Corona

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2020 10:10 WIB
Pandemi COVID-19 berdampak dahsyat terhadap industri penerbangan. Wabah itu berdampak ke bisnis maskapai penerbangan di seluruh dunia yang terkapar dan kalut.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Maskapai penerbangan asal Meksiko, Aeromexico mengajukan kebangkrutan di pengadilan Amerika Serikat. Permohonan ini dilakukan karena maskapai telah terpukul akibat krisis virus Corona.

Aeromexico menjadi maskapai ketiga Amerika Latin yang mengajukan kebangkrutan. Maskapai mengajukan kebangkrutan atau restrukturisasi ini berdasarkan Undang-undang Kepailitan AS. Aeromexico akan mencari pembiayaan atau utang sebagai proses restrukturisasi.

Kendati demikian maskapai akan tetap mempertahankan penerbangan internasional dan menggandakan penerbangan domestik bulan depan saat pembatasan wilayah (lockdown) dilonggarkan. Maka pemesanan tiket, voucher, dan Pon Premier akan tetap berlaku.

Sementara itu, perusahaan induk investasi Aimia Inc (AIM.TO) memberi Aeromexico US$ 50 juta setara Rp 723 miliar (kurs 14.200/dolar US) untuk membantu keuangan perusahaan setelah sebelumnya juga sempat memberi pinjaman US$ 50 juta pada Mei lalu.

Dikutip dari Reuters, (1/7/2020) maskapai di Amerika Latin tengah mengalami penurunan permintaan ketika pandemi virus Corona menimbulkan kekacauan pada pariwisata dan perjalanan bisnis.

Dua maskapai Amerika Latin terbesar, LATAM Airlines Group (LTM.SN) Chili dan Avianca Holdings Kolombia AVT_p.CN, pada Mei lalu telah mengajukan kebangkrutannya.

Kebijakan pemerintah dari Amerika Latin berbeda dengan kebijakan Amerika Serikat dan Eropa. Sejauh ini pemerintah Amerika Latin lepas tangan atas jaminan maskapai yang terdampak virus Corona. Analis memperkirakan banyak maskapai penerbangan di Amerika Latin yang akan bangkrut.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)