Penjelasan Lengkap soal Anggaran Kesehatan yang Bikin Jokowi Geram

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 02 Jul 2020 06:30 WIB
Gestur dan ekspresi Presiden Jokowi (Tangkapan layar video Setpres RI/YouTube)
Penjelasan Lengkap soal Anggaran Kesehatan yang Bikin Jokowi Geram
Jakarta -

Kementerian Keuangan akhirnya memberikan penjelasan lengkap terkait serapan anggaran kesehatan yang bikin Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah. Bahkan, orang nomor satu di Indonesia ini mengancam reshuffle kabinet lantaran lamban dalam menangani pandemi Corona.

Jokowi menilai serapan anggaran kesehatan masih kecil dari total anggaran yang disediakan. Padahal Indonesia sedang dilanda Corona yang seharusnya serapan anggaran kesehatan bisa cepat.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan menyetujui tambahan anggaran Kementerian Kesehatan sebesar Rp 25 triliun. Anggaran tersebut diambil dari alokasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya sektor kesehatan.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan serapan anggaran kesehatan yang dimaksud Presiden Jokowi adalah merujuk pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Kesehatan itu kita harus lihat dua posisi antara kesehatan untuk penanganan COVID sama kesehatan pagu eksisting yang APBN atau kementerian," kata Askolani di gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Askolani menyebut, serapan anggaran Kementerian Kesehatan hingga saat ini sudah cukup baik. Sayangnya, ia tidak merinci sudah berapa persen realisasinya hingga Juni 2020.

"Kalau dari sisi yang anggaran eksisting itu memang sudah cukup bagus, tapi yang jadi catatan presiden adalah PEN. Supaya kita bisa jawab dengan tepat," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Membaca Amarah Jokowi dari Kacamata Pengamat, Perlukah Reshuffle?"
[Gambas:Video 20detik]