Sepeda Lagi Hype Banget, Belinya Mending Cash atau Cicil?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 02 Jul 2020 13:55 WIB
sepeda
Foto: Anisa Indraini/detikcom
Jakarta -

Berolah raga sepeda jadi tren di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini. Untuk bisa melakukan kegiatan itu masyarakat ramai-ramai membeli sepeda, terbukti dari penjualan industri sepeda yang rata-rata mengalami kenaikan.

Lalu, jika mau beli sepeda saat ini baiknya dicicil atau tunai ya?

Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan membeli dicicil atau tunai tergantung kegunaan dari sepeda itu sendiri. Jika sepeda akan digunakan setiap hari dan bisa mengurangi pengeluaran lain, maka tidak masalah membeli dengan dicicil. Tetapi jika sepeda tersebut hanya digunakan seminggu sekali, baiknya membeli sepeda secara tunai.

"Kalau dipakai ke kantor kan menggantikan transportasi, ongkos transportasi turun berarti meningkatkan produktifitas, kalau itu berarti boleh dicicil. Tapi kalau itu (sepeda) dipakainya hanya untuk car free day, berarti harus belinya cash, tunai," kata Aidil kepada detikcom, Kamis (2/7/2020).

Hal yang sama juga dikatakan oleh Perencana Keuangan Eko Endarto. Menurutnya, jika sepeda itu hanya untuk konsumtif maka baiknya tidak menambah beban keuangan dengan cicilan sepeda. Lagi pula jika membeli secara tunai, bisa dijual kembali ketika merasa bosan.


"Karena biasanya nilai cicilan kalau di total di akhir pasti lebih tinggi dibanding ketika membeli tunai," ujarnya saat dihubungi terpisah.

Jika memaksakan mau beli sepeda dengan uang pas-pasan, Anda bisa mencari alternatif lain dengan cara mencari sepeda bekas atau dengan harga yang lebih murah.

"Yang penting bisa digowes, bukan mereknya yang membuat orang niat bersepeda tetapi (ada) sepedanya yang penting," imbuhnya.



Simak Video "Suka Bersepeda? Sederet Aplikasi Ini Bisa Membantumu"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)