RI Bayar Commitment Fee Utang Luar Negeri 2005 US$ 8,1 Juta
Rabu, 28 Des 2005 17:51 WIB
Jakarta - Sampai akhir tahun 2005, Indonesia akan membayar commitment fee untuk pinjaman luar negeri US$ 8,1 juta. Pembayaran ini lebih rendah dibanding tahun 2004 sebesar US$ 8,3 juta.Sementara per November, pembayaran commitment fee telah mencapai US$ 8 juta. Indonesia akan mengusahakan penurunan tingkat commitment fee terhadap pinjaman luar negeri. "Sampai akhir tahun 2005, kita harapkan tidak lebih dari US$ 8,3 juta yaitu sekitar 8,1 juta," kata Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/12/2005). Mulia menjelaskan, pada dasarnya jika pinjaman dapat dicairkan sesuai jadwal maka commitment fee tersebut tidak akan dikenakan. Namun adanya beberapa kendala telah menyebabkan pencairan pinjaman tidak berjalan sesuai jadwalnya, karena kurangnya kesiapan proyek untuk menyerap pinjaman yang ada.Kurang siapnya penyerapan dana terlihat dari tidak terpenuhinya kriteria-kriteria terhadap pinjaman, serta kurangnya pemenuhan policy matrix dan perundang-undangan terkait.Mulia mengatakan, pemerintah Indonesia terbuka untuk melakukan evaluasi terhadap sumber-sumber pembiayaan luar negeri. Prinsipnya di dalam pengelolaan utang (debt management) diusahakan sumber pembiayaan dengan pengembalian selama mungkin dan tingkat bunga serendah mungkin. "Tentu kita berusaha untuk menegosiasikan termasuk term and condition dengan pihak pemberi pinjaman," kata Mulia.
(ir/)











































