Penjelasan Luhut Kenapa RI Tak Pakai Strategi Lockdown saat Corona

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 11:19 WIB
Menko Luhut dan Dosen UI DJamester Simarmata
Foto: Dok. Kemenko Kemaritiman dan Investasi
Jakarta -

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai bahwa kebijakan tidak melakukan lockdown di tengah pandemi merupakan strategi yang baik.

Buktinya, dia menyatakan Badan Keuangan Dunia memuji langkah tersebut. Dia menjelaskan, tanpa lockdown, perekonomian Indonesia tidak terguncang terlalu parah.

"Keputusan tidak lockdown banyak pihak menilai itu adalah taktik dan strategi yang baik. Badan keuangan dunia pun memuji langkah kita, karena perekonomian kita tidak tergoncang secara drastis," kata Luhut dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Luhut mengklaim penananganan virus Corona di Indonesia makin baik. Meski begitu, dia mengakui masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi.

"Harus diakui, penanganan semakin baik walaupun kita tidak menafikan kekurangan yang ada dan itu selalu kita benahi, karena segala sesuatunya memang harus berhati-hati, apalagi ini untuk masyarakat," ungkap Luhut.

Luhut juga menjelaskan soal strategi pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Menurutnya pemerintah sudah membuat desain Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang difokuskan kepada 3 aspek.

Mulai dari aspek kesehatan untuk penanganan COVID-19, pemberian bantuan sosial untuk masyarakat terdampak, serta stimulus ekonomi untuk pemulihan sektor swasta. Dia menjabarkan total anggaran untuk program PEN ini adalah Rp 695.2 triliun atau 4% dari PDB.



Simak Video "Menentang Lockdown, Ribuan Warga Berkumpul di Lapangan"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)