7 Pabrik dari China Mau Pindah ke RI, Dibangunnya Kapan?

- detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 17:30 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Foto: Mohammad Wildan/20detik
Jakarta -

Bak mobil balap yang tancap gas, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa 7 perusahaan asing yang merelokasi pabriknya ke Indonesia akan melakukan groundbreaking pada bulan ini.

Bahlil menyatakan perusahaan-perusahaan tersebut sudah memenuhi semua persyaratan. Dia memastikan bulan Juli ini akan ada sebagian pabrik yang mulai groundbreaking. Hanya saja Bahlil tak menjelaskan pabrik mana yang mau groundbreaking bulan ini.

"Saat ini ada 7 perusahaan yang akan berinvestasi dan sudah diumumkan pak Presiden, termasuk juga yang dari China. Beberapa perusahaan ini akan memasuki groundbreaking pada bulan Juli," kata Bahlil dalam konferensi pers virtual berbahasa Inggris, ditayangkan live di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/7/2020).

Seperti diketahui, sebanyak 7 pabrik ini akan direlokasi ke beberapa daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Utara.

Tiga di antaranya akan direlokasi ke KIT Batang. Pabrik-pabrik ini akan direlokasi dari China, Jepang, dan Korea. Presiden Joko Widodo sendiri yang memastikan bahwa 7 pabrik ini akan melakukan relokasi ke Indonesia.

Kembali ke Bahlil, dia juga menjelaskan bahwa masih ada 17 perusahaan asing lainnya yang akan memindahkan pabriknya ke Indonesia. Dia menargetkan di akhir 2020 prosedur perizinan investasi untuk belasan perusahaan ini akan selesai.

"Kami juga memiliki 17 perusahaan lain dan kami jaga komunikasi dengan mereka. Pengembangan investasinya mencapai 80%. Pada akhir tahun 2020, prosedur perizinan para investor akan selesai," ujar Bahlil.

"Kami juga melihat perhatian datang dari banyak negara, salah satunya dari Amerika Serikat," lanjutnya.

Sebagai informasi, 7 pabrik yang disebut Bahlil sendiri adalah sebagai berikut:
- PT Meiloon Technology Indonesia
Relokasi pabrik dari Suzhou, China. Pabrik di Taiwan dan China merupakan pusat produksi untuk pasar global

- PT Sagami Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena biaya pabrik dan tenaga kerja di Indonesia lebih kompetitif dari China

- PT CDS Asia (Alpan)
Relokasi pabrik dari Xiamen, China karena tarif impor produknya dari Indonesia ke Amerika 0% dibanding tarif 25% dari China ke Amerika

- PT Kenda Rubber Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena peningkatan permintaan pasar di Indonesia

- Denso, PT Denso Indonesia
Relokasi pabrik dari Jepang karena memandang Indonesia sebagai lokasi terbaik setelah melakukan riset ke berbagai negara di kawasan ASEAN

- PT Panasonic Manufacturing Indonesia
Relokasi dari China karena ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar basis ekspor bagi beberapa kategori produk home appliances

- PT LG Electronics Indonesia
Relokasi dari Korea Selatan dan berencana menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia



Simak Video "Kepala BKPM Bicara Perpres Investasi Miras-Lampiran yang Dicabut Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(Herdi Alif Al Hikam/dna)