Muatan Balik Tol Laut Melonjak hingga 60%, Ini Sebabnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 18:32 WIB
Pemerintah menata distribusi pengangkutan sapi dengan menggunakan kapal dari Nusa Tenggara Timur. Kapal yang mengangkut ratusan ekor sapi tersebut telah tiba di Jakarta hari ini. Hasan Alhabshy/detikcom
Ilustrasi/Foto: Hasan Alhabshy

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos mengatakan untuk meningkatkan pendapatan rakyat, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai juga mengoptimalkan pemanfaatan muatan balik dengan memasarkan produk yang dihasilkan oleh masyarakat.

"Pengisian muatan balik merupakan program prioritas Pemkab dan kami tidak hanya mengajak, tapi juga mendorong bahkan memfasilitasi masyarakat dengan memberikan kemudahan dan insentif. Hasil masyarakat tersebut di jual ke Pulau Jawa melalui Surabaya sesuai tujuan kapal Tol laut dari Morotai ke Surabaya," katanya.

Menurut Benny selama ini sudah banyak sekali masyarakat yang berpartisipasi dengan mengirimkan hasil hutan, perkebunan, dan perikanannya. Terakhir bulan lalu sebanyak 40 kontainer yang diisi sebagai muatan balik tol laut.

Respons dari pembeli di Pulau Jawa sangat baik. Hal ini dapat dilihat pembelian yang setiap waktu terus bertambah.

"Untuk mendorong masyarakat Morotai berpartisipasi dalam muatan balik Kapal Tol Laut kami membuat Koperasi, memberikan fasilitas dan pelayanan secara gratis ditambah penyuluh dan konsultasi bagi masyarakat pemula yang ingin berpartisipasi. Di sini kami hanya sebagai fasilitator sehingga masyarakat menjadi mudah dan lancar mengirim barang sehingga akhir mereka mendapatkan keuntungan dari Program Tol Laut dan dapat meningkatkan perekonomiannya," jelas dia.



Simak Video "Membelah Samudra Hindia, Menggapai Enggano Bengkulu Tanpa Mandi Dahulu"
[Gambas:Video 20detik]

(kil/ara)