Infrastructure Summit II Diundur Medio 2006
Kamis, 29 Des 2005 18:18 WIB
Jakarta - Infrastucture summit II akhirnya diundur pelaksanaannya menjadi sekitar Mei-Juni 2006, dari rencana semula pada awal tahun 2006. Penundaan ini terkait masih belum selesainya sejumlah masalah.Masalah penundaan itu mengemuka dalam rapat koordinasi terbatas Komite Kebijakan Percepatan Infrastruktur (KKPI) yang dipimpin Menko Perekonomian Boediono di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Hasil rakortas itu disampaikan oleh Deputi Menko Perekonomian bidang infrastruktur dan pengembangan proyek, Suyono Dikun, dalam konferensi pers, Jumat (29/12/2005).Beberapa masalah yang belum diselesaikan antara lain: penyelesaian RUU transportasi yang saat ini masih perlu dibahas dengan DPR. Juga menyangkut transaksi investasi dari proyek-proyek infrastruktur yang ditawarkan belum semuanya mengikuti ketentuan secara international best practices sehingga pasar belum memberikan respons seperti yang diharapkan. Selain itu masih diperlukan aturan pelaksanaan tentang pengadaan lahan bagi pembangunan infrastruktur sehingga dapat memberikan kepastian kepada investor. "Pemerintah menyadari bahwa penyediaan infrastruktur merupakan tanggung jawab pemerintah. Namun karena kemampuan yang terbatas, maka keikutsertaan swasta akan terus ditingkatkan," kata Suyono.Untuk membiayai infrastruktur dalam lima tahun ke depan diperlukan dana sekitar US$ 130 miliar. Dari jumlah tersebut, pemerintah hanya mampu menyediakan pembiayaan sekitar 17 persennya saja sehingga pemerintah perlu menggandeng sektor swasta untuk membiayainya.
(qom/)











































