Dirjen Pajak: Jangan Lagi Takut dengan Orang dan Istilah Pajak

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 13 Jul 2020 13:42 WIB
Dirjen Pajak Suryo Utomo kumpulkaan pengusaha
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan mulai hari ini seluruh masyarakat Indonesia baik wajib pajak (WP) orang pribadi (OP) maupun badan atau korporasi tidak perlu takut dengan pajak.

Hal itu menanggapi pengakuan Ola Harika, pendiri Little Thoughts Planner. Pada acara seminar Katadata tentang UMKM Bangkit Bersama Pajak via virtual, dia mengaku masih takut dengan istilah pajak.

"Yang dikeluhkan takut sama orang pajak, istilah orang pajak, mulai hari ini tidak perlu takut dengan orang pajak dan istilah pajak, jadi jangan lagi takut dengan istilah pajak," kata Dirjen Pajak Suryo Utomo, Senin (13/7/2020).

Suryo menjelaskan, pajak menjadi alat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan anggaran pembangunan tanah air. Hal itu sudah dilakukan sejak Indonesia merdeka.

Dia menyadari kurangnya sosialisasi mengenai pajak terhadap masyarakat menyebabkan masih ada sebagian yang takut dengan istilah pajak. Oleh karena itu, dirinya pun akan merombak skema sosialisasi pajak dengan gaya yang lebih disenangi khalayak.

"Kalau dijelaskan kurang sosialisasinya nanti akan kita lihat, di KPP juga coba berhubungan dengan WP, nanti kami coba jangkau lebih jauh lagi, formatnya seperti apa," jelasnya.

Dia pun sepakat untuk bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM dalam sosialisasi pajak terhadap pelaku usaha UMKM. Suryo mengatakan pengenalan pajak juga sudah dilakukan kepada hampir seluruh tingkat pendidikan.

"Jadi bukan caranya nagih pajak, tapi caranya menceritakan pajak itu, kami kan juga ingin edukasi masyarakat mengenai pajak, tidak hanya yang saat ini termasuk anak SD, SMP, SMA, kuliah kita sudah mulai bicara pajak, karena mereka calon pembayar pajak," ungkapnya.



Simak Video "Twitter hingga Zoom Wajib Bayar Pajak Mulai 1 Oktober 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)