Ekonomi Kontraksi 41%, Singapura Jatuh ke Jurang Resesi!

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 14 Jul 2020 08:38 WIB
Tak ada yang tak mengenal patung merlion. Tak hanya menjadi ikon nasional, merlion pun menjadi daya tarik andalan pariwisata Singapura, tepatnya di Merlion Park
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Ekonomi Singapura masuk ke jurang resesi di kuartal II-2020. Ekonomi negeri Singa ini terkontraksi 41,2% terdampak virus Corona.

Mengutip Reuters, Selasa (14/7/2020), ekonom memperkirakan kontraksi sebesar 37,4%, namun sektor konstruksi terjatuh paling dalam sebesar 95,6%.

Kemudian, Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura menyatakan, produk domestik bruto (PDB) anjlok hingga 12,6% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Pada kuartal I-2020, pertumbuhan ekonomi Singapura juga telah mengalami kontraksi hingga 2,2% yoy yang juga disebabkan oleh penyebaran COVID-19.

Saat itu, Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura terpaksa menurunkan prediksi pertumbuhan PDB mereka tahun 2020 ini 1-4%. Perkiraan itu jauh lebih dalam dari sebelumnya yang hanya berada di kisaran 0,5-1,5% saja.

"Penurunan perkiraan ekonomi tersebut dibuat berdasarkan perhitungan kinerja ekonomi Singapura pada kuartal pertama ini, dan penurunan tajam yang juga terjadi secara global sejak Februari lalu," bunyi keterangan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura dikutip dari CNBC, Kamis (26/3/2020).



Simak Video "Pemerintah Enggan Buka Riwayat Plesiran Pasien Positif Corona, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)