95% Bahan Baku Obat Diimpor, Terawan: Perlu Investasi Kimia Dasar

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 14 Jul 2020 23:12 WIB
Menkes Terawan terus memantau kondisi 2 WNI yang positif virus corona. Kondisi kedua orang itu pun dilaporkan cukup baik.
Menkes Terawan Agus Putranto/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indonesia masih tergantung impor bahan baku obat. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sidang kabinet November 2019 lalu menyatakan 95% bahan baku pembuatan obat-obatan di Indonesia masih impor.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Selasa (14/7/2020), impor bahan baku farmasi itu kembali disinggung. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun buka suara memberi penjelasan.

Menurut Terawan, untuk mengembangkan bahan baku obat sendiri, Indonesia perlu investasi di bidang kimia dasar sebab bahan baku obat tidak bisa diambil dari tumbuh-tumbuhan murni, ada proses lagi untuk menjadikannya sebagai bahan kimia dasar.

"Bahan baku obat itu menyangkut bahan baku kimia dasar, sehingga otomatis memerlukan investasi di bidang kimia dasar," kata Terawan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (14/7/2020).

Akan tetapi, bukan berarti pemerintah tidak berupaya menghadirkan investasi pengembangan kimia dasar tersebut. Menurut Terawan pihaknya telah mengkomunikasikan hal tersebut dengan berbagai pihak terutama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi agar penarikan investasi (Menko Marves) ke sana mudah diperoleh.

Namun, hikmahnya ada pandemi COVID-19 ini justru memuluskan niar pemerintah terkait hal tersebut.

"Investasi kimia dasar dengan adanya COVID-19 ini sebenarnya ada peluang, karena ada pemindahan industri-industri kimia dasar untuk mencari tempat pembuatan, tempat investasi. Kadang-kadang terkendala karena menyangkut juga lingkungan, dampak lingkungan dan sebagainya. Tapi saya kira ini sudah iklimnya untuk investasi bahan baku dasar obat sudah sangat progres dan Menko marves juga berkali-kali membuat video conference dengan kita semua untuk ikut membantu terciptanya produksi bahan baku obat," paparnya.

Langsung klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Komentar Epidemiolog soal Menkes Terawan yang Dicari-cari Publik"
[Gambas:Video 20detik]