Sri Mulyani, Terawan hingga Nadiem Rapat di Banggar DPR, Bahas Apa?

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2020 11:19 WIB
Pemerintah menaikkan pajak impor barang konsumsi. Pengumuman kenaikan pajak impor barang konsumsi itu dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (5/9/2018).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan
Jakarta -

Rapat kerja (raker) antara Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan pemerintah hari ini dihadiri sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju. Hal ini berbeda dari biasanya yang hanya dihadiri Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Raker kali ini pemerintah diwakilkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Kepala Gugus Tugas Doni Monardo, dan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti.

Pimpinan rapat Banggar DPR RI, Said Abdullah mengatakan raker kali ini dalam rangka pengambilan keputusan laporan kinerja APBN hingga semester I-2020 dan prognosis pada semester II-2020.

"Rapat kali ini pengambilan keputusan mengenai laporan semester I dan prognosis," kata Said saat membuka rapat di DPR RI, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Usai pengambilan keputusan, Said mengatakan akan melanjutkan rapat kerja bersama pemerintah.

Sebelum mengambil keputusan, Said meminta kepada Wakil Ketua Banggar DPR RI Cucun Ahmad membacakan ulang mengenai laporan hasil pembicaraan pendahuluan RAPBN 2021 dan RKP Tahun 2021.

"Saya minta izin bapak ibu Banggar, rapat kali ini dihadiri 49 orang dari 100 anggota, dan lengkap 9 fraksi, itu artinya kita korum dan raker ini saya buka dan terbuka untuk umum," ungkapnya.



Simak Video "Sri Mulyani Akui PSBB Jadi Biang Kerok Ekonomi RI Minus"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)