Sri Mulyani Beberkan Utang Pemerintah Naik Rp 400 T dalam Setahun

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2020 17:19 WIB
mentor keuangan
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan kewajiban atau utang Pemerintah meningkat Rp 422,7 triliun dalam 1 tahun. Peningkatan itu terjadi pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018 seperti yang tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (RUU P2 APBN) 2019.

"Kewajiban Pemerintah per 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp 5.340,2 triliun, atau meningkat Rp 422,7 triliun atau 8,6% dari Kewajiban Pemerintah per 31 Desember 2018," kara Sri Mulyani dalam ruang rapat paripurna DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, peningkatan utang tersebut sebagian besar disebabkan oleh penerbitan surat utang negara.

"Peningkatan kewajiban Pemerintah pada Tahun 2019 sebagian besar berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto," terang Sri Mulyani.

Ia mengungkapkan, penerbitan SBN itu digunakan Pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Digunakan terutama untuk memenuhi berbagai kebutuhan prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM," ujar dia.

Buka halaman selanjutnya>>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2