Bank Mandiri Prihatin Garuda Tak Sanggup Bayar Utang

Bank Mandiri Prihatin Garuda Tak Sanggup Bayar Utang

- detikFinance
Jumat, 30 Des 2005 17:52 WIB
Jakarta - Sebagai salah satu kreditor, Bank Mandiri manyatakan keprihatinannya atas tidak terselesaikannya restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia pada tahun 2005 ini. Secara jujur, Garuda menyatakan kondisi standstill alias tak sanggup bayar utang."Kami dari Bank Mandiri cukup prihatin kalau restrukturisasi daripada Garuda Indonesia tidak dapat diselesaikan," kata Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (20/12/2005).Agus juga mengharapkan ada satu solusi terhadap kondisi keuangan Garuda yang saat ini sedang diupayakan penyehatan kembali keuangannya dengan memperhatikan aspek bisnis re-engineering, bisnis restrukturisasi dan restrukturisasi keuangan. Utang pokok Garuda yang jatuh tempo pada akhir tahun ini mencapai US$ 48-50 juta. Sedangkan bunga yang akan dibayar oleh Garuda mencapai 4 persen per tahun.Total utang Garuda sebesar US$ 800 juta dengan rincian ECA sebesar US$ 500 juta, promissory note holder 150 juta dolar AS, serta kepada Bank Mandiri, Angkasa Pura I dan II sebesar US$ 150 juta. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads