Sandiaga Uno-Faisal Basri Bicara Peluang RI Masuk Resesi, Ini Katanya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Minggu, 19 Jul 2020 08:06 WIB
Sandiaga Uno
Foto: Ashri Fathan/detikcom
Jakarta -

Resesi ekonomi menghantui Indonesia di masa pandemi virus Corona (COVID-19). Bahkan, negara tetangga Singapura sudah jatuh ke jurang resesi yang mengakibatkan ancaman resesi semakin nyata.

Menurut pengusaha nasional Sandiaga Uno, resesi ekonomi diprediksi menghantam Indonesia di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Menurut pria yang akrab disapa Sandi itu, ancaman resesi semakin nyata jika peningkatan jumlah kasus baru Corona tak bisa ditekan.

"Saya sampaikan bahwa kita masuk ke resesi sudah semakin nyata di depan kita," kata Sandi dalam webinar Indonesia Young Entrepreneur Summit, Sabtu (18/7/2020).

Menurutnya, di kuartal II-2020 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi besar mengalami kontraksi bahkan hingga -6%. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 di antara -3,5% sampai -5,1% dengan titik terdalam yang paling baru di level -4,3%.

"Menurut saya minus 4% bisa terjadi, tapi kalau kita lihat nanti tanggal 5 Agustus beberapa sektor konsumsi belum pulih karena PSBB dan juga pelemahan daya beli, kita kemungkinan akan menyentuh angka minus 6%," terang Sandi.

Ia mengatakan, pemerintah harus segera mempercepat realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mencegah pertumbuhan ekonomi terkontraksi sampai di kuartal III-2020 dan menghindari resesi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3