Akhirnya! Pabrik yang Hengkang dari China Resmi Bangun di RI

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 21 Jul 2020 11:01 WIB
Ilustrasi investor saham
Foto: Ilustrasi: Luthfi Syahban
Jakarta -

Akhirnya perusahaan yang hengkang dari China resmi dibangun di Indonesia, tepatnya Subang, Jawa Barat (Jabar). Perusahaan tersebut adalah PT Meiloon Technology Indonesia yang melakukan relokasi pabrik dari Suzhou, China.

Meiloon adalah salah satu dari tujuh perusahaan asing yang sudah berkomitmen merelokasi pabriknya ke Indonesia. Perusahaan asal Taiwan yang bergerak di bidang usaha industri speaker, audio dan video elektronik itu hari ini melaksanakan groundbreaking pembangunan pabrik.

"Hari ini adalah tonggak bersejarah penting untuk Meiloon. Kami adalah perusahaan terbuka dengan pengalaman selama 48 tahun. Kami adalah perusahaan OEM dan ODM terkemuka untuk produk speaker ternama seperti JBL dan lain-lain," kata CFO Meiloon Group Eva Kuo dalam acara groundbreaking yang ditayangkan di saluran YouTube BKPM, Selasa (21/7/2020).

Dia menjelaskan pihaknya dalam 2 tahun terakhir telah melakukan survey dan evaluasi ke beberapa negara. Akhirnya pihaknya memilih Indonesia, tepatnya di Subang sebagai lokasi terbaik untuk investasi.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia khususnya tim BKPM, pemerintah provinsi Jawa Barat, dan pemerintah kabupaten Subang atas dukungan yang telah diberikan," ujarnya.

Pihaknya, lanjut dia berkomitmen akan membuka ribuan peluang pekerjaan untuk masyarakat lokal, transfer pengetahuan, dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Untuk informasi, tujuh pabrik yang dipastikan merelokasi pabriknya ke Indonesia adalah sebagai berikut:

- PT Meiloon Technology Indonesia
Relokasi pabrik dari Suzhou, China. Pabrik di Taiwan dan China merupakan pusat produksi untuk pasar global

- PT Sagami Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena biaya pabrik dan tenaga kerja di Indonesia lebih kompetitif dari China

- PT CDS Asia (Alpan)
Relokasi pabrik dari Xiamen, China karena tarif impor produknya dari Indonesia ke Amerika 0% dibanding tarif 25% dari China ke Amerika

- PT Kenda Rubber Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena peningkatan permintaan pasar di Indonesia

- Denso, PT Denso Indonesia
Relokasi pabrik dari Jepang karena memandang Indonesia sebagai lokasi terbaik setelah melakukan riset ke berbagai negara di kawasan ASEAN

- PT Panasonic Manufacturing Indonesia
Relokasi dari China karena ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar basis ekspor bagi beberapa kategori produk home appliances

- PT LG Electronics Indonesia
Relokasi dari Korea Selatan dan berencana menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia



Simak Video "Buruh Pabrik di Purwakarta Ditemukan Tewas, Mulutnya Keluar Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)