Microsoft hingga Unilever Kerja Sama Tekan Emisi Karbon

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 21 Jul 2020 16:15 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Microsoft Corp, Nike Inc, Starbucks, Unilever, dan lima raksasa industri lainnya dari berbagai sektor bekerja sama untuk mengurangi emisi karbon menjadi nol. Langkah tersebut disebut Transform to Net Zero.

Sebagai langkah merealisasikan nol emisi karbo ini. Microsoft cs berencana bekerja dengan Environmental Defense Fund untuk fokus memberikan panduan, penelitian, dan verifikasi bagi bisnis yang ingin mencapai nol emisi karbon yang ditargetkan pada 2050.

Namun pengumuman tersebut tidak merinci langkah apa yang akan dilakukan untuk menekan emisi karbon menjadi nol. Hanya tertulis mengenai penerlitian dan upaya yang harus diselesaikan selama lima tahun ke depan.

Dikutip dari Reuters, Selasa (21/7/2020), tujuan dari pengurangan emisi karbon ini untuk mengurangi rantai distribusi yang berujung pada produk dan layanan serta komitmen untuk mempercepat inovasi.

Kini telah banyak perusahaan yang bergabung dalam komitmen ini, termasuk Danone SA, produsen mobil Jerman Mercedes-Benz AG, AP Moller - Maersk A / S , perusahaan teknologi India Wipro Ltd, dan pembuat kosmetik Brasil Natura & Co.

Namun, kritikus mengatakan langkah yang dilakukan sejumlah perusahaan itu masih jauh dari target Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mengurangi emisi karbon dan mengurangi kenaikan pemanasan global pada 1,5 derajat celcius.



Simak Video "ByteDance Tegaskan TikTok Tidak Dijual ke Microsoft atau Oracle"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)