Tancap Gas, Erick Thohir Kini Rombak Direksi Sarinah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2020 05:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: dok BUMN
Jakarta -

Perombakan direksi di tubuh perusahaan pelat merah masih dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir. Kali ini, perombakan dilakukan pada PT Sarinah (Persero), pengelola pusat perbelanjaan Sarinah.

Dalam perombakan ini, Erick Thohir mengganti direktur utama yang sebelumnya GNP Sugiarta Yasa menjadi Fetty Kwartati.

Dalam keterangan resmi Sarinah, Selasa (21/7/2020), perombakan tersebut melalui Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-247/MBU/07/2020 terkait dengan Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi PT Sarinah (Persero).

Dalam perombakan ini, Fetty Kwartati diangkat menjadi direktur utama merangkap direktur ritel, Lies Permana Lestari sebagai direktur pengembangan bisnis, Albert Aulia Ilyas sebagai direktur keuangan dan administrasi, dan Rakesh Kumar Ashok Adwani sebagai direktur trading dan property.

"Selanjutnya direksi yang baru diharapkan dapat menuntaskan agenda besar transformasi Sarinah dan oleh karenanya mohon restu dan kerja sama seluruh pihak terutama para karyawan, pelanggan, mitra kerja dan berbagai pihak yang ingin tumbuh bersama Sarinah menuju potensi bisnis yang maksimal dan berkelanjutan," bunyi keterangan tersebut.

Transformasi itu ialah menjadikan Sarinah sebagai pusat perbelanjaan modern yang berpihak kepada ekonomi kerakyatan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan merombak pusat perbelanjaan Sarinah. Erick menjelaskan, Sarinah merupakan proyek Presiden Pertama Indonesia Sukarno. Ia bilang, Gedung Sarinah akan dirombak menjadi Indonesia friendly. Artinya, Gedung Sarinah akan menjadi tempat yang berpihak pada merek dan hasil usaha kecil dan menengah (UKM).

"Saya rasa Sarinah sebuah project yang diciptakan Pak Soekarno yang luar biasa. Sarinah hari ini harus ada Sarinah ke depan. Karena itu Pak Jokowi sendiri bersama saya mendiskusikan bagaimana supaya konsep ritel ini lebih friendly kepada Indonesia, artinya keberpihakan pada merek lokal dan hasil UKM yang dikuratorkan" paparnya dalam wawancara terbatas di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tagihan Listrik Membengkak"
[Gambas:Video 20detik]