Gantikan TikTok, Instagram Masuk ke India

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2020 11:54 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 03:  The Instagram logo is displayed within the opened app on an iPhone on August 3, 2016 in London, England.  (Photo by Carl Court/Getty Images)
Foto: Carl Court/Getty Images
Jakarta -

Beberapa waktu lalu India melarang TikTok dan platform milik China digunakan di India karena dianggap mengancam kedaulatan negara. Kini Instagram mencoba masuk untuk mengisi kekosongan platform berbagi video di India.

Dengan fitur mirip dengan TikTok, fitur bernama Reels pada Instagram memungkinkan pengguna untuk berkreasi dengan menggunakan format video berdurasi pendek. Perusahaan induk Instagram, Facebook mengatakan telah menguji fitur Reels di India Rabu kemarin.

"India selalu menjadi prioritas bagi kami. Kami senang bisa memperluas pengujian fitur baru kami di India," ungkap juru bicara Facebook, dikutip dari CNN, Kamis (23/7/2020).

Fitur baru Reels ini telah diuji sejak November lalu di Brasil, Prancis, dan Jerman. Namun, hingga saat ini Instagram belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran Reels secara global.

India sendiri juga memiliki aplikasi berbagi video pendek lokal yakni Roposo dan Chingari. Ropposo telah diluncurkan sejak 2014 dan telah unduh 50 juta orang. Sedangkan Chingari baru diluncurkan tiga minggu lalu dan telah mendapati 10 juta unduhan.

Instagram bukan satu-satunya platform yang ingin mengalahkan TikTok. YouTube berencana meluncurkan Shorts, pada akhir tahun ini. Fitur mirip TikTok dan Reels.



Simak Video "Viral Tahanan di Parepare Main TikTok di Sel, Ini Kata Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)