Updated

Soal Proyek Rp 50 T Dibatalkan, Ini Respons Kemhan

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 26 Jul 2020 21:51 WIB
prabowo menhan menteri pertahanan
Foto: Mindra Purnomo/Infografis
Jakarta -

Hashim Djojohadikusumo, adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan bahwa kakaknya pernah membatalkan kontrak senilai Rp 50 triliun yang berpotensi menjadi tindak korupsi.

Dikonfirmasi perihal kabar tersebut, Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan (Kemhan) Djoko Purwanto enggan berkomentar.

"Itu tidak ada (tidak ada komentar)," kata Djoko dilansir dari CNN Indonesia, Minggu (26/7/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, Hashim mengatakan mengatakan kakaknya berani membatalkan kontrak senilai Rp 50 triliun, kalau tidak dibatalkan hal itu bisa menjadi tindak korupsi.

Dia mengaku berbangga dengan kinerja kakaknya di Kementerian Pertahanan. Hal itu diungkapkan Hashim saat membahas masalah ekspor lobster seperti dikutip dari video YouTube, Senin (20/7/2020).

"Kalau saya mau korupsi saya korupsinya di Kementerian Pertahanan. Kalau saya mau besar-besaran, ngapain saya di lobster. Saudara-saudara, saya mau buka saja ya, kakak saya low profile, tapi saya berbangga dengan prestasi Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan dalam dua bulan dia menteri, dia membatalkan kontrak-kontrak alutsista," kata Hashim.

"Kontrak-kontrak senjata, kontrak-kontrak di Kementerian Pertahanan senilai Rp 50 triliun, US$ 3,4 miliar ia batalkan," lanjutnya.

Berita ini telah mengalami perubahan judul dari judul semula Soal Proyek Rp 50 T yang 'Dicolek' Hashim, Kemhan: Nggak Ada Itu!. Perubahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut adanya perbaikan dari sumber asli naskah.



Simak Video "Anggota DPR Ini Nilai RI Tak Mampu Biayai Perawatan Eurofighter Typhoon"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)