4 Startup Orang Terkaya Jepang Dapat Utang dari Pemerintah AS

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2020 11:56 WIB
Bendera Amerika Serikat AS
Foto: Dok. Anadolu Agency
Jakarta -

Empat startup teknologi binaan SoftBank Group Corp akan mendapatkan dana bantuan pandemi virus Corona dari Amerika Serikat. Bantuan itu berbentuk dana pinjaman penggajian atau Program Perlindungan Paycheck. Laporan ini berdasarkan rilis dari Departemen Keuangan AS yang rilis pada Senin, (27/7/2020).

Startup yang mendapat pinjaman diantaranya Startup Car-sharing Getaround Inc senilai US$ 5 juta atau Rp 72 miliar (kurs 14.500/US$) hingga US$ 10 juta (Rp 145 miliar). Selanjutnya perusahaan teknologi pemantauan mobil Nauto Inc senilai US$ 2 juta (Rp 29 miliar) hingga US$ 5 juta (Rp 72 miliar).

Perusahaan teknologi energi Energy Vault, yang berkantor pusat di Swiss, disetujui untuk pinjaman US$ 150 ribu (Rp 2 miliar) hingga US$ 300 ribu (Rp 4,3 miliar). Lalu CloudMinds Technology Inc., US$ 1 juta (Rp 14 miliar) hingga US$ 2 juta (Rp 29 miliar).

Dikutip dari Reuters, (28/7/2020) berdasarkan pernyataan dari pihak SoftBank Vision Fund, dana yang didapat sejumlah startup itu memberikan menambah kekuatan kas perusahaan. Hal itu berguna meningkatkan modal perusahaan tanpa pinjaman dari pemerintah.

Sebagai informasi, Program Perlindungan Paycheck digelontorkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump lebih dari US$ 500 miliar (Rp 7.200 triliun). Dana itu dimaksudkan untuk menopang pekerja dengan memberikan pinjaman berbunga rendah kepada perusahaan yang memiliki 500 karyawan atau lebih sedikit .

Dana tersebut akan cair jika perusahaan menyatakan bahwa mereka membutuhkan uang tunai untuk menutupi kebutuhan dasar seperti gaji dan sewa.

Untuk diketahui, SoftBank Group adalah perusahaan yang dimiliki oleh Masayoshi Son, salah satu orang terkaya Jepang yang juga menjabat sebagai CEO di sana. SoftBank sendiri memang dikenal banyak memiliki saham di perusahaan teknologi termasuk startup.



Simak Video "Buntut Corona, SoftBank Jual 198 Juta Lembar Saham"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)