4 Macam Investasi Emas, dari Nabung sampai Arisan

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2020 12:32 WIB
Seorang pegawai menunjukkan kepingan emas di toko dan perhiasan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada 28 Juli 2020 menembus Rp1 juta/gram yang merupakan posisi tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.
Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro

3. Arisan Emas

Sedikit berbeda dari model investasi emas di atas, arisan emas menawarkan konsep yang cukup unik. Sesuai namanya, arisan tentu wajib melibatkan banyak orang untuk mengumpulkan barang atau uang atau emas sampai nilai tertentu yang diinginkan, lalu secara bergilir, masing-masing anggota memperoleh hasil kumpulan barang/uang/emas tadi.

Nah, lebih kurang begitulah konsep arisan emas. Masing-masing anggota akan sama-sama menyetor dalam jumlah tertentu hingga mencapai berat emas yang diharapkan.

4. Trading Emas

Investasi emas bisa juga dilakukan dengan trading emas online di pasar forex. Dengan trading emas di pasar forex, seorang investor bisa mendapatkan keuntungan dari nilai yang melekat pada emas tanpa perlu memiliki emas secara fisik.

Selain itu, trading emas via pasar forex juga menawarkan kebebasan dan fleksibilitas dalam ber-trading. Seorang trader emas bisa melakukan transaksi jual dan beli kapan saja dan di mana saja, dan pastinya lebih hemat biaya penyimpanan emas.

Konsep paling mudah dan sederhana dalam trading emas online di pasar forex adalah dengan cara mengamati chart forex atau grafik harga emas, yakni XAU/USD.

Untuk memulainya, tentu investor harus mengenali terlebih dahulu beberapa pengetahuan dasar yang berkaitan dengan aktivitas di pasar forex. Dengan memiliki pengetahuan dasar Anda akan lebih paham mengenai konsep-konsepnya dan bisa menentukan strategi yang membantu Anda meraih sukses dengan melakukan trading emas.

Jadi, Anda lebih suka yang mana? Segera cek harga emas Antam hari ini dan mulai berinvestasi.

Halaman

(ang/ang)