TKI Boleh Kerja Lagi di 14 Negara Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 31 Jul 2020 08:00 WIB
Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia mengikuti senam dan berjemur di bawah sinar matahari saat menjalani karantina di Pangkalan Udara Militer (Lanud) Soewondo Medan, Sumatera Utara, Sabtu (11/4/2020). Sebanyak 513 TKI yang berasal dari berbagai daerah di Sumut dan sekitarnya yang menjalani proses karantina COVID-19 sementara tersebut saat ini kondisi kesehatannya baik dan tidak ada menunjukan gejala infeksi seperti demam, batuk dan sesak nafas. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/hp.
Foto: ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA

1. Atas berbagai pertimbangan, pemerintah baru membuka penempatan pekerja Indonesia di 14 negara dengan sektor-sektor pekerjaan tertentu. Berikut rinciannya:

1. Aljazair: konstruksi
2. Australia: semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum
3. Hong Kong: domestik
4. Korea Selatan: semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum
5. Kuwait: semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum
6. Maladewa: hospitality
7. Nigeria: semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum
8. Persatuan Emirat Arab: hospitality
9. Polandia: semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum
10. Qatar: migas
11. Taiwan: semua sektor
12. Turki: hospitality
13. Zambia: pertambangan
14. Zimbabwe: pertambangan

Ida menjelaskan pembukaan kembali penempatan pekerja migran Indonesia ke negara penempatan akan dilakukan secara bertahap. Pentahapannya berdasarkan negara penempatan yang sudah dapat menerima PMI, sepanjang penerapan protokol kesehatan tidak merugikan calon pekerja.

Kemudian pentahapan berdasarkan sektor pekerjaan dengan mempertimbangkan tingkat kerentanan pekerja migran terharap risiko terpapar COVID-19.

"Kemudian pentahapan berdasarkan tahapan proses penempatan. Yang ketiga pentahapan itu berdasarkan jenis pekerjaan pekerja migran," tambahnya.

Halaman


Simak Video "BP2MI Ungkap Modus Pengiriman Calon Pekerja Migran Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]

(toy/dna)