Jadi Pemungut Sampah, Pria Ini Bisa Bangun Perusahaan Rp 4 Triliun

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 02 Agu 2020 11:00 WIB
SURABAYA, INDONESIA - MARCH 22:  The scattered plastic trash brought in by strong waves seen at Kenjeran Beach  on World Water Day March 22, 2014 in Surabaya, Indonesia. World Water Day recognizes the global need for water and energy conservation. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)
Foto: Brian Scudamore/CNN
Jakarta -

Selalu ada jalan untuk meraih kekayaan. Seperti yang dibuktikan oleh Brian Scudamore, pendiri perusahaan pengangkut sampah 1-800-GOT-JUNK.

Dikutip detikcom dari CNBC, Minggu (2/8/2020), di usianya yang kala itu menginjak 19 tahun, dia sedang mencari pekerjaan sampingan agar dapat membiayai pendidikannya.

Lalu suatu hari, Scudamore melihat sebuah truk pickup tua usang dengan papan iklan Mark's Hauling, sebuah perusahaan pemulung.

"Aku bisa melakukan itu," pikir Scudamore, saat wawancara dengan CNBC.

Dia pun merelakan tabungannya sekitar US$ 1.000 untuk memulai layanan pengangkutan sampahnya, yang awalnya dia beri nama The Rubbish Boys.

"Saya menghabiskan US$ 700 untuk sebuah Ford F-100 tua dan sisanya untuk brosur dan kartu nama," kata Scudamore.

Dalam "beberapa minggu pertama," Scudamore mengatakan dia bisa balik modal. Dan pada tahun pertamanya, dia mengatakan mendapat untung sekitar US$ 1.700, yang dia gunakan untuk menutupi biaya kuliahnya.

Sejak itu, The Rubbish Boys tumbuh menjadi perusahaan besar menjadi 1-800-GOT-JUNK ?, bisnis senilai US$ 300 juta atau Rp 4,35 triliun (kurs: Rp 14.500) yang merupakan bagian utama dari keluarga besar merek yang diluncurkan oleh Scudamore.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mulai Bisnis Bermodal 1 Gadget"
[Gambas:Video 20detik]