Ini Dampak Resesi yang Akan Dirasakan Indonesia

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 03 Agu 2020 19:30 WIB
Poster
Ilustrasi dampak Corona ke ekonomi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Beberapa negara di dunia telah masuk ke jurang resesi, bahkan negara adidaya seperti Amerika Serikat (AS) pun menjadi salah satunya. AS dinyatakan resesi setelah ekonominya di kuartal II-2020 -32,9% dan sebelumnya di kuartal I-2020 -5%.

Resesi di negeri Paman Sam ini dinilai akan banyak berpengaruh signifikan ke ekonomi Indonesia. Peneliti ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menjelaskan imbas resesi ekonomi AS akan cukup terasa bagi ekonomi nasional.

Menurut perhitungannya setiap 1% pertumbuhan ekonomi AS terkoreksi akan berpengaruh terhadap 0,02-0,05% pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Efek resesi AS juga akan memberikan dampak pada kepercayaan investor dalam berinvestasi di aset yang beresiko tinggi seperti saham. Perubahan perilaku investor semakin mengincar safe haven seperti emas dan government bond," ungkap Bhima kepada detikcom, Minggu (2/8/2020).

Dengan begitu, akan ada arus keluar modal asing dari pasar modal Indonesia. Efek lain adalah turunnya kinerja ekspor ke AS sebagai mitra dagang utama.

"Resesi di AS membuat daya beli konsumen menurun, dan otomatis permintaan ekspor seperti komoditas, tekstil, pakaian jadi, olahan kayu dan alas kaki merosot khususnya pada semester II-2020," jelas Bhima.

Langsung klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2