Berapa Sih Cuan yang Dihasilkan dari Konten Viral YouTube?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 04 Agu 2020 12:20 WIB
Happy asian woman vlogging with gimbal tripod and smartphone - Influencer chinese girl having fun with new trend technology - Millennial generation activity job, youth and tech concept - Focus on face
Ilustrasi Youtuber (Foto: Getty Images/iStockphoto/DisobeyArt)
Jakarta -

Akhir-akhir ini tak sedikit YouTuber jadi viral akibat mengunggah konten yang terkesan kontroversial bahkan 'asal-asalan' di YouTube. Seperti Edo Dwi Putra dengan konten prank daging kurban berisi sampah dan terbaru musisi Anji yang mendatangkan Hadi Pranoto yang mengklaim punya obat Corona.

Entah apa motifnya, namun diyakini semua itu dilakukan demi menarik lebih banyak viewers dalam waktu singkat. Setidaknya demikian menurut Direktur ICT Institute Heru Sutadi.

"Ya, sekarang semua serba ingin dapat viewer banyak memang akan mencari isu kontroversial, orang kontroversial, dan aktivitas kontroversial, termasuk prank," ujar sebut Heru kepada detikcom, Senin (3/8/2020).

Memang, mengunggah video ke YouTube apalagi bisa menarik banyak viewers akan membuat cuan si pemilik video tersebut. Tak sedikit orang mendadak sukses dan kaya raya berkat penghasilan dari YouTube.

Salah satu cara menghasilkan uang dari YouTube adalah monetisasi. Artinya, kalian mengizinkan YouTube untuk menaruh iklan di video kalian. Tarif aktual yang dibayarkan pengiklan bervariasi, biasanya antara US$ 0,01 - US$ 0,03 per tampilan, namun rata-rata yang diberikan adalah US$ 0,18 per penampilan. Rata-rata saluran YouTube dapat menerima US$ 18 per 1000 tampilan iklan.

Eits, itu baru penghasilan dari monetisasi. Ada banyak cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang sebagai YouTuber dengan hasil yang lebih besar pula.

Buka halaman selanjutnya untuk tahu lebih banyak.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3