Stafsus Sri Mulyani Luruskan Ustaz Tengku Zul soal Singapura Krisis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2020 10:18 WIB
Prastowo Yustinus
Yustinus Prastowo/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Ustaz Tengku Zulkarnain sempat mengomentari terkait resesi Singapura. Dia menyebut Singapura adalah negara jasa tanpa sumber daya alam (SDA) yang ekonominya minus 40%.

Ustaz Tengku mencuit bahwa Singapura mengalami krisis karena ekonominya minus 40%.

Berikut cuitannya "Singapore sudah mengumumkan bahwa negaranya krisis. Sebagai negara jasa tanpa Sumber Daya Alam, Pertumbuhan Ekonominya skrg minus 40%.
Kapan Indonesia mengumumkan krisis Ekonomi telah melanda negeri ini?
Masih malu?
Atau takut?
Atau yakin meroket?
Atau...?
Entahlah, Buyung...!"

Menanggapi hal tersebut Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo membalas cuitan Tengku Zulkarnain. Dia mengatakan Singapura hanya mengumumkan resesi bukan krisis.

Resesi yang terjadi karena pertumbuhan ekonomi Singapura minus pada kuartal I dan kuartal II. Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I masih tumbuh positif 2,97% dan kuartal II belum diumumkan oleh BPS.

"Pak Ustadz @ustadtengkuzul ysh, Sejauh saya tahu Singapore mengumumkan resesi bukan krisis. Itu karena pertumbuhan ekonomi Singapore Triwulan I dan II negatif. Pertumbuhan ekonomi kita di Triwulan I masih positif 2,97%, Triwulan II blm diumumkan BPS. Sabar sikit ya Pak Ustadz!," cuit Yustinus.



Simak Video "Kadin Proyeksikan Ada Tambahan 5 Juta Pengangguran di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)