Maskapai Virgin Atlantic Ajukan Pailit!

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2020 14:20 WIB
maskapai penerbangan Virgin Atlantic tak wajibkan pramugari pakai makeup
Foto: Instagram/@virginatlantic
Jakarta -

Maskapai penerbangan Virgin Atlantic Airways mengajukan kepailitan dari para kreditor di Amerika Serikat. Hal itu diajukan berdasarkan perlindungan kepailitan Bab 15. Pengajuan itu dikirim ke pengadilan di New York.

Pengadilan New York mengatakan pengajuan Virgin Atlantic telah melewati negoisasi kepada para pelaku kepentingan untuk memberikan pinjamam yang dapat berguna dalam jangka panjang maskapai.

Dikutip dari Reuters, Rabu (5/8/2020) dalam pengajuan ke pengadilan tertulis pemesanan penerbangan turun 89% dari tahun lalu dan permintaan hingga pertengahan tahun 2020 sekitar 25% lebih kecil dari 2019.

Pengajuan di AS ini sebagai tambahan pencarian pinjaman Virgin Atlantic. Sebelumnya maskapai telah mendapatkan persetujuan untuk mengadakan pertemuan dengan kreditor di Inggris untuk menegosiasi soal kesepakatan pinjaman atau utang. Pengajuan itu diberikan kepada pengadilan London. Pertemuan akan berlangsung 25 Agustus mendatang.

Akibat pandemi virus Corona Virgin Atlantic telah menyatakan bangkrut sejak April lalu. Perusahaan telah menerima kesepakatan penyelamatan sebesar US$ 1,5 miliar setara Rp 21,8 triliun (kurs Rp 14.600) pada Juli lalu.

Virgin Atlantic mengatakan upaya mencari pinjaman untuk melindungi perusahaan dan mencegah habisnya kas perusahaan. Maskapai menambahkan perusahaan perlu rekapitalisasi bukan hanya menyelamatkan dari keadaan mendesak. Namun, harus mempersiapkan pemulihan pasca pandemi dan krisis Corona ini berakhir.

Namun, segala upaya maskapai tidak disambut baik oleh berbagai pihak. Pemilik Virgin Group dan Virgin Atlantic Richard Branson mendapat kecaman akibat banyaknya pengajuan perlindungan di berbagai negara selama pandemi virus Corona.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)