PLN akan Ikut Beli Gas Tangguh

PLN akan Ikut Beli Gas Tangguh

- detikFinance
Rabu, 04 Jan 2006 12:26 WIB
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan ikut dalam konsorsium bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina untuk mengembangkan satu train cadangan gas di lapangan gas Tangguh Papua. Namun hingga kini PLN mengaku, belum mengajukan penawaran secara resmi kepada Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (BP) Migas."Dulu katanya dibilang konsorsium tapi ternyata belakangan ini PGN mengajukan, terus Pertamina juga mengajukan, malah PLN yang sekarang belum, tapi ini tetap konsorsium menurut saya," kata Dirut PLN Eddie Widiono.Eddie mengungkapkan hal itu disela acara silahturahmi Natal dan Tahun Baru instansi di lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/1/2006). Eddie menilai, munculnya pengajuan di luar rencana konsorsium bukan berarti ada persaingan diantara ketiga BUMN itu untuk mendapatkan gas dari lapangan Tangguh."Ini bukan rebutan," katanya.Menurut Eddie, pihaknya secara informal memang telah mengajukan kepada pemerintah untuk mengelola satu train gas yang dsediakan untuk kebutuhan lokal tersebut."Tapi memang hingga kini belum mengajukan secara tetulis rencana pengembangan gas di lapangan Tangguh tersebut, nanti kita akan bicarakan ke BP Migas," ujar Eddie.Dibentuknya konsorsium pengelolaan gas tersebut dimaksudkan, agar ketiga BUMN tersebut mendapatkan biaya yang lebih efisien, karena akan dikelola untuk kebutuhan dalam negeri."Dan siapa yang menikmati tentunya konsumen dari dalam negeri, dan bagi PLN kepentingannya adalah bagaimana mengganti BBM dengan gas dan implikasinya kepada harga jual listrik," tutur Eddie.Mengenai permintaan PLN agar harganya dibedakan, Eddie mengatakan hal tersebut untuk kebutuhan penyediaan listrik lebih murah."Yang penting ini untuk kebutuhan dari dalam negeri," ujarnya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads