10-20 BUMN Akan Diprivatisasi

10-20 BUMN Akan Diprivatisasi

- detikFinance
Rabu, 04 Jan 2006 15:44 WIB
Jakarta - Sebanyak 10-20 BUMN akan diprivatisasi pada tahun ini. Mekanisme privatisasi sebagian akan dilakukan melalui IPO.Hal tersebut disampaikan Meneg BUMN Sugiharto sebelum rapat koordinasi dengan Menko Perekonomian di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (4/1/2005)."Saya mendorong karena pertumbuhan ekonomi akan lebih baik. Baik sektor riil, di mana BUMN sangat berperan untuk membangkitkan ekonomi. Karenanya, saya juga ingin all out agar capital base BUMN bisa ditingkatkan," ujarnya.Namun Sugiharto menolak menyebutkan nama-nama BUMN yang akan diprivatisasi tersebut dengan alasah sudah ada yang go public."Opsinya banyak sekali. Saya pikir tidak tepat untuk disebutkan karena sebagian besar merupakan perusahaan publik yang harus tunduk pada UU Pasar Modal," tegasnya. Target privatisasi yang ditetapkan dalam APBN 2006 sebesar Rp 1 triliun. Bila ditambah dengan penjualan aset dari PPA, nilainya mencapai Rp 3,4 triliun. Mengenai privatisasi PGN, Sugiharto mengakui BUMN itu memerlukan penambahan ekuitas. Menurut Sugiharto, dalam penjualan PGN ada dua aspek yang harus diperhatikan.Pertama, dengan melihat ekuitas pemerintah, berapa yang bisa dikonversi dengan saham. Kedua, melihat kebutuhan investasinya berdasarkan proyek-proyek yang sudah disetujui."Itu tentunya membutuhkan biaya tambahan. Tidak hanya dari pinjamaman pihak ketiga, tapi juga dari equity. Saya kira itu akan kita bahas dengan manajemen," ujarnya. Mengenai buy back saham pemerintah di Indosat, Sugiharto mengaku hingga saat ini belum ada tanda-tanda STT sebagai pemilik saham akan melepasnya."Kita belum melihat adanya willing seller. Kita kan baru willing buyer," tandasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads