Cara Jokowi Jauhkan RI dari Resesi: Minta Kaum Menengah Atas Belanja

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 08 Agu 2020 10:30 WIB
Poster
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah harus mencari segala cara untuk membuat roda ekonomi kembali berputar normal di kuartal III-2020. Sebab jika ekonomi RI minus lagi di kuartal III-2020 maka Indonesia resmi jatuh ke jurang resesi.

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah sering memberikan wejangan khususnya kepada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan COVID-19 terkait hal itu.

"Memang Bapak Presiden beberapa kali kami bertemu tidak bosan-bosan berikan arahan ke kami bahwa krisis kali ini dimulai dari krisis kesehatan. Itu sebabnya tema yang beliau berikan kepada Pak Erick dan Pak Airlangga adalah kesehatan pulih, ekonomi bangkit," katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (7/8/2020).

Berdasarkan arahan itu, komite tersebut akan mengutamakan perbaikan di bidang kesehatan. Sebab yang membuat ekonomi anjlok adalah wabah COVID-19 yang membuat masyarakat takut berbelanja, khususnya masyarakat golongan menengah ke atas.

"Hampir 60% dari ekonomi kita berasal dari consumer spending dari belanja masyarakat. Nah sekarang masyarakat tidak belanja. Bukan karena uangnya tidak ada, terutama yang golongan menengah ke atas, tapi karena mereka takut untuk berbelanja," tuturnya.

Jokowi, lanjut Budi, berpesan agar menjaga daya beli masyarakat menengah ke atas. Sebab mereka masih memiliki daya beli namun mereka masih takut untuk berbelanja.

"Nah Presiden saat terakhir kami dipanggil tekankan bahwa harus benar-benar perhatikan golongan menengah ini. Mereka rasa khawatirnya tinggi. Ini harus diubah menjadi rasa aman sehingga mereka mau keluar rumah, melakukan kontak fisik, sehingga roda ekonomi berputar kembali," terangnya.

"Di mata kami, selama rasa aman ini belum terbentuk, selama rakyat kita belum mau kontak fisik keluar dari rumah maka selama itu pula roda ekonomi kita akan terhambat," tambah Budi.

Oleh karena itu pemerintah menerapkan New Normal dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Diharapkan masyarakat golongan menengah atas sudah berani untuk kembali berbelanja.



Simak Video "Tergiur Diskonan Lazada, Pasutri Ini Jadi Korban Penipuan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)