Siap-siap! Perang Dagang AS-Kanada di Depan Mata

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 08 Agu 2020 11:45 WIB
Canadian Prime Minister Justin Trudeau (L) and U.S. President Donald Trump shake hands during a joint news conference at the White House in Washington, U.S., February 13, 2017. REUTERS/Kevin Lamarque
PM Kanada Justin Trudeau dan Presiden AS Donald Trump/Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
Jakarta -

Pemerintah Kanada berencana menerapkan tarif balasan untuk produk aluminium asal Amerika Serikat (AS) senilai 3,6 miliar dolar Kanada atau setara dengan US$ 2,7 miliar. Mengutip Reuters kebijakan ini dilakukan karena sebelumnya AS memberikan tarif impor untuk produk aluminium asal Kanada.

Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland mengungkapkan ini akan diberlakukan pada 16 September dan pihaknya akan berkonsultasi lebih dulu dengan industri. Perang tarif ini menandai adanya ketegangan di antara kedua negara sekutu ini.

Sebelumnya Trump memberlakukan tarif sebesar 10% untuk produk impor Kanada pada 16 Agustus mendatang. Tujuannya untuk melindungi produk AS dari banyaknya barang impor yang masuk.

Freeland menilai pemberlakuan tarif tersebut bisa saja merugikan di tengah pandemi seperti ini, namun pemerintah AS sudah lebih dulu mengambil pilihan. "Saat kita sedang berjuang melawan pandemi, sengketa dagang ini hanya merugikan ekonomi di kedua negara. Tapi ini sudah dipilih oleh pemerintah AS," kata dia, Sabtu (8/8/2020).

Freeland mengungkapkan saat ini Kanada akan menghadapi ancaman tarif tersebut. Dia mengatakan daftar barang yang akan dikenakan tarif oleh AS adalah aluminium, pelat, lemari es, sepk golf.

"Saya pikir AS harus mempertimbangkan keputusan ini kembali," jelasnya.



Simak Video "Tolak Pidato Pencalonan Trump, Ratusan Warga Demo di Gedung Putih"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/hns)