McDonald's Tuntut Mantan CEO karena Skandal Seks dengan Banyak Karyawan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2020 10:50 WIB
Ilustrasi McDonald.
Foto: (CNN)
Jakarta -

Restoran cepat saji terkemuka McDonald's Corp mengajukan gugatan pada mantan CEO Stephen Easterbrook. Hal itu untuk mengembalikan kompensasi setelah penyelidikan menunjukkan Easterbrook memiliki hubungan seksual dengan banyak karyawan.

Mengutip Reuters, Selasa (11/8/2020), McDonald's menuntut ganti puluhan juta dolar dalam pesangon dan tunjangan. McDonald's mengklaim Easterbrook menutupi dan berbohong tentang hubungan seksual setidaknya dengan tiga karyawan.

Gugatan muncul setelah McDonalds menggulingkan Easterbrook tanpa alasan setelah memutuskan ia terlibat hubungan non fisik suka sama suka dengan karyawan. McDonald's menyatakan pihaknya membuka kembali masalah tersebut bulan lalu setelah menemukan Easterbrook terlibat dalam hubungan seksual.

Pengacara Easterbrook tidak segera menanggapi permintaan komentar. Ketika meninggalkan McDonald's, Easterbrook menyebut perselingkuhannya yang suka sama suka dengan seorang karyawan sebagai kesalahan dan itu adalah waktu baginya untuk pindah.

Paket pesangon Easterbrook diperkirakan US$ 41,8 juta menurut perusahaan Equilar. Namun, McDonald's menyatakan Easterbrook tidak lagi layak menerima pembayaran itu karena diam dan bohong. Serta, jika dewan mengetahui gambaran lengkapnya akan memecatnya karena suatu alasan.



Simak Video "Respons Najib Razak Divonis 12 Tahun Bui: Kecewa-Ajukan Banding"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)