Sumur Minyak Sudah Tua, Produksi Blok CPP Tak Sesuai Target

Sumur Minyak Sudah Tua, Produksi Blok CPP Tak Sesuai Target

- detikFinance
Kamis, 05 Jan 2006 13:56 WIB
Pekanbaru - Blok Coastal Plains Pekanbaru (CPP) gagal menaikkan produksi hingga level yang ditargetken pemerintah sebanyak 35 ribu barel per hari (bph).Hingga akhir tahun 2005, rata-rata produksi minyak yang dikelola Badan Operasi Bersama (BOB) itu hanya memproduksi minyak mentah 11 juta barel per tahun atau rata rata-rata 28 ribu bph.BOB merupakan perusahaan patungan Pertamina Hulu dengan perusahaan daerah Bumi Siak Pusako yang mengelola ladang minyak Blok CPP.Menurut operator manager BOB, Slamet Wibisono, tidak tercapainya target pemerintah itu disebabkan karena faktor alami, yakni sudah tuanya sumur minyak di Blok CPP.Kepada detikcom, Kamis (5/1/2005), Slamet mengatakan sumur-sumur minyak yang ada di Blok CPP rata-rata sudah berusia 30 tahun.Untuk itu, BOB pada tahun 2005 menggelontorkan investasi hingga US$ 81 juta. Dana tersebut, menurut Slamet, akan dipergunakan untuk mempertahankan produksi terhadap sumur-sumur tua yang mereka kelola.Dana sebesar US$ 81 juta itu digunakan untuk mempertahankan produksi rata-rata 28 ribu bph, terutama diinvestasikan pada 35 sumur, serta menambah dua sumur baru.Namun dari penambahan dua sumur minyak itu, baru 1 sumur yang sudah menghasilkan sebanyak 900 bph. Sedangkan 1 sumur lainnya belum menghasilkan.Dari 35 sumur yang mendapat penambahan dana selama tahun 2005 itu, lanjut Slamet, BOB bisa menekan laju penurunan produksi minyak hingga 9 persen. Seharusnya, dengan melihat grafik tiga tahun yang lalu, produksi minyak BOB bisa turun hingga 30 persen.Dengan investasi tersebut, BOB mampu bertahan dengan minimal produksi 26 ribu bph."Mungkin apabila tidak ada investasi terhadap 35 sumur minyak, hasil produksi BOB bisa menurun drastis hingga 19 ribu barel," kata Slamet.Salah satu kendala lainnya, lanjut dia, adalah masalah listrik yang hingga kini masih menggantungkan pada PT Caltex Pacific Indonesia. Sehingga apabila Caltex kekurangan daya listrik, maka alternatif pertama yang harus diputus hubungan listrik tentulah di BOB. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads