Kenang Foto Seminar 1998, Sri Mulyani Singgung Jokowi Eksportir Furnitur

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2020 18:36 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memamerkan suasana sidang kabinet soal cipta lapangan kerja di Instagramnya. Bagaimana suasananya?
Foto: Istimewa/Mayor Haristanto: Nostalgia, Pertemuan Jokowi dan Sri Mulyani saat Krisis 1998
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara soal perkenalan dengan Joko Widodo (Jokowi) jauh sebelum menjabat presiden. Momen pertemuan itu sempat viral karena fotonya diunggah akun @johnyadrian75 di Twitter.

Sri Mulyani mengatakan perkenalan tersebut terjadi pada acara seminar soal krisis 1998. Pada saat itu Jokowi adalah panitia sekaligus sponsor acara, dan seorang eksportir furniture yang mendapat berkah dari krisis ekonomi 1998.

Pada postingan Instagramnya, Sri Mulyani menceritakan pada 1998 terjadi krisis ekonomi dahsyat menimpa Indonesia. Ekonomi nasional merosot tajam yaitu minus 13,7%, mata uang rupiah melemah ke level Rp 16.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp 2.350. Pada saat itu, banyak perusahaan dan bank besar maupun kecil bangkrut.

"Sebagai ekonom yang mengajar di Universitas Indonesia - saya diundang dalam sebuah seminar di Solo - untuk menjelaskan mengapa krisis ekonomi terjadi dan bagaimana menyelamatkan ekonomi Indonesia ke depan," tulis Sri Mulyani pada postingan Instagramnya, @smindrawati, Kamis (13/8/2020).

"Pengundang dan sponsor seminar tersebut adalah Pak Jokowi seorang pengusaha eksportir furniture yang justru mendapatkan berkah luar bisa dalam kondisi krisis tersebut - karena penerimaan ekspor dalam US dollar melonjak lebih dari enam kali lipat," tambahnya.

Pada saat itu, Sri Mulyani menceritakan, Presiden Jokowi menggunakan windfall profit secara bijaksana dengan menambah kapasitas produksi, serta berhasil memanfaatkan situasi krisis untuk mengembangkan usahanya.

Singkat cerita, sekarang Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Keuangan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Kondisinya pun sekarang ekonomi dunia sedang menghadapi krisis akibat pandemi COVID-19. Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Sri Mulyani mengaku Indonesia sedang berupaya mengatasi dampaknya.

"Program pemulihan ekonomi terus digenjot - untuk membantu masyarakat, memulihkan dan membangkitkan usaha kecil menengah, dan menumbuhkan kembali kegiatan ekonomi," tulisnya.

Di akhir caption, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun mengajak semua masyarakat untuk merajut masa depan dengan tidak berhenti belajar, bekerja keras, jujur, dan cerdas. Lalu menjadi individu yang bermental baja dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi cobaan dan ujian apapun.



Simak Video "Ditegur Jokowi, Ini Penjelasan Sri Mulyani Soal Defisit APBN Melebar"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)