Jokowi Sebut Indonesia Jadi Negara Maju di Usia 100 Tahun

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2020 10:07 WIB
Foto udara suasana gedung bertingkat di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Jumat (3/4/2020). Memasuki minggu ketiga imbauan kerja dari rumah atau work from home (WFH), kualitas udara di Jakarta terus membaik seiring dengan minimnya aktivitas di Ibu Kota. Berdasarkan data dari situs pemantauan udara AirVisual.com pada Kamis 3 April pada pukul 12.00 WIB, Jakarta tercatat sebagai kota dengan indeks kualitas udara di angka 55 atau masuk dalam kategori sedang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.
Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Indonesia tahun ini sudah naik kelas menjadi negara upper middle income country atau negara dengan pendapatan menengah ke atas. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun yakin 25 tahun lagi Indonesia sudah menjadi negara maju.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR, serta Nota Keuangan 2020 di gedung DPR & DPD, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Awalnya Jokowi saat menyinggung kondisi ekonomi berbicara tentang ancaman krisis. Namun dia menilai ada peluang di tengah krisis untuk dimanfaatkan memajukan ekonomi.

"Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," tuturnya.

Jokowi kemudian berbicara tentang Indonesia yang tahun ini sudah naik kelas menjadi negara upper middle income country di saat jelang perayaan HUT kemerdekaan RI ke 75 tahun.

Dia yakin 25 tahun ke depan Indonesia bisa naik kelas ke posisi tertinggi, yakni sebagai negara maju di usia kemerdekaan 1 abad.

"Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia negara maju," tegas Jokowi.



Simak Video "Soal Vaksin, Jokowi: Komunikasi Kurang Baik bisa Kayak UU Ciptaker"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ang)