Dapat Suntikan Rp 15,4 T, WeWork Kurangi 'Bakar Duit'

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2020 11:04 WIB
WeWork
Foto: Reuters
Jakarta -

Pemilik layanan penyedia kantor bersama WeWork menyatakan akan memangkas 'bakar duit' hampir setengahnya dari akhir tahun lalu. Keputusan itu diambil setelah memperoleh komitmen pembiayaan baru sebesar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 15,4 triliun (kurs Rp 14.000) dari mayoritas pemilik SoftBank Group.

Mengutip Reuters, Jumat (14/8/2020), perusahaan menyatakan melalui email kepada karyawan jika hasil kuartal kedua menunjukkan pandemi virus Corona telah memukul bisnis. Namun, posisi keuangan perusahaan tetap kuat.

"Upaya awal kami untuk menjadi organisasi yang lebih efisien dan sadar uang menempatkan kami pada posisi yang lebih baik untuk beradaptasi dengan cepat, menavigasi realitas baru, dan mencapai tujuan bisnis masa depan kami," kata Kepala Keuangan WeWork Kimberly Ross.

Pendapatan pada kuartal tersebut mencapai US$ 882 juta, meningkat 9% dari tahun sebelumnya. Pada kuartal I, WeWork melaporkan pendapatan sebesar US$ 1,1 miliar dan membakar kasnya US$ 482 juta.

WeWork memiliki US$ 4,1 miliar dalam bentuk tunai dan komitmen tunai yang tidak didanai, termasuk US$ 1,1 miliar dalam pembiayaan baru. WeWork pada Juli lalu mengindikasikan arus kasnya diharapkan positif pada 2021 menurut Financial Times.

WeWork mengakhiri kuartal dengan 612.000 anggota (member), turun dari 693.000 pada kuartal sebelumnya. Sebanyak 48% berasal dari pelanggan perusahaan dengan karyawan sebanyak 500 karyawan atau lebih.



Simak Video "Buntut Corona, SoftBank Jual 198 Juta Lembar Saham"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/fdl)