SBY Sebut Rakyat dan Ekonomi Bisa Diselamatkan Bersamaan dari Corona

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 15 Agu 2020 10:20 WIB
Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta -

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan pandangannya terkait kondisi ekonomi Indonesia menghadapi Pandemi. SBY menyebutkan dalam penanganan pandemi COVID-19, pemerintah tak harus bingung memilih antara menyelamatkan ekonomi atau manusia lebih dulu. Keduanya bisa diselamatkan secara bersamaan.

"Saya berpendapat bisa. Tidak harus memilih salah satu, karena ini juga bukan dilema tidak harus, sudahlah ekonomi gerak, atau jangan gerak dulu ekonomi, biar selesai dulu penanganan COVID-19 nya. Tidak seperti itu, bisa secara bersamaan tanda kutip itu dilaksanakan dua-duanya antara save life dengan safety economy," ujar SBY dalam acara CNBC Indonesia Exclusive, Jumat (14/8/2020).

Namun ada syaratnya, pemerintah tetap harus mengedepankan penanganan pandemi COVID-19.

"Sungguhpun itu secara bersamaan bisa dilakukan, tetapi kalau kita bicara first thing first yang harus terlebih dahulu dilakukan adalah to control the disease, menghentikan sebaran COVID-19, yang skalanya tinggi," katanya.

Pemerintah diminta mampu memasang target pergeseran status daerah zona merah menjadi zona hijau dalam waktu tertentu.

"Misalnya, kalau ada zona atau daerah merah yang tinggi sekali jumlah kasus dan kematiannya sekian bulan digeserlah menjadi zona kuning, sekian bulan digeserlah menjadi zona hijau," imbaunya.



Simak Video "Genjot Ekonomi RI, Satgas PEN Gelontorkan Rp 137 T"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)