RUU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Awal Oktober

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 15 Agu 2020 11:40 WIB
Omnibus Law Cipta Kerja
Foto: Omnibus Law Cipta Kerja (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja masih dalam pembahasan di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Anggota Baleg dari Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno mengungkapkan, pembahasan di Baleg diperkirakan rampung di awal bulan Oktober.

Ia menjelaskan, saat ini dari sekitar 8.000 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam pembahasan RUU Cipta Kerja, panitia kerja (Panja) sudah menyelesaikan 6.200 DIM.

"Dari sekitar 8.000 DIM, yang sudah dibahas sekitar 6.200 DIM," kata Hendrawan ketika dihubungi detikcom, Sabtu (15/8/2020).

Ia menjelaskan, per harinya Panja Cipta Kerja bisa menyelesaikan rata-rata 50-100 DIM. Oleh sebab itu, ditargetkan pembahasan ini bisa selesai di awal Oktober.

"Dengan laju kecepatan pembahasan Panja yang rata-rata 50-100 DIM/hari kerja, maka dibutuhkan sekitar 20 hari kerja. Ini kalau pembicaraannya lancar. Terus ada tim sinkronisasi dan perumus yang bekerja minimal seminggu. Jadi dengan kondisi tersebut paling cepat awal Oktober. Pesan Ketua DPR jelas, RUU harus dibahas dengan cermat, hati-hati, dan terbuka," terang Hendrawan.

Ia mengatakan, dari progres yang sudah mencapai sekitar 75% itu hanya mencakup DIM yang tetap atau tak ada usulan perubahan.

"Jadi sekitar 75%. Dalam 75% ini termasuk DIM yang tetap atau tidak ada usulan perubahan. DIM yang hanya penggantian redaksional, atau DIM yang rumusan normanya ditarik oleh pemerintah atau dikembalikan normanya kepada UU eksisting," jelas dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Selain Tak Transparan, RUU Cipta Kerja Dinilai Memotong Hak Masyarakat!"
[Gambas:Video 20detik]