Erick Thohir Minta Ekspor ke China dan India Digenjot, Kenapa?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 15 Agu 2020 19:45 WIB
Erick Thohir menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN periode 2019-2024. Proses sertijab jabatan itu pun digelar di Kantor Kementerian BUMN.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Ketua Pelaksana Harian Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir menjabarkan langkah-langkah Indonesia untuk pulih dari dampak pandemi virus Corona (COVID-19). Adapun langkahnya yakni melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, kembali bekerja, lalu meraih pertumbuhan.

"Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, Indonesia Tumbuh. Nggak bisa kebolak-balik. Nggak bisa Indonesianya tumbuh dulu, kalau nggak sehat. Dan program-program ini menjadi quick win yang harus dijalankan dan konsisten dengan poin saya nomor satu. Sosialisasi perubahan perilaku secara luas melibatkan seluruh stakeholder dan komunitas masyarakat," kata Erick dalam acara Milenial Fest 2020, Sabtu (15/8/2020).

Ia mengatakan, jika protokol kesehatan sudah diterapkan dengan disiplin, maka aktivitas bekerja bisa hidup kembali. Salah satu yang dikejar ketika Indonesia bekerja kembali ialah menggenjot ekspor produk Indonesia. Utamanya untuk ekspor ke negara India dan China, yang selama ini banyak sekali barang impor dari kedua negara tersebut memasuki pasar Indonesia.

"Kalau ini jalan baru kita bisa tumbuh, baru kita bicara bagaimana kita membuka market lagi ke pasar-pasar yang sangat potensi, terutama selatan-selatan. Ada tetangga besar kita China dan India perlu macam-macam dari kita," jelas Erick.

Dengan menggenjot ekspor, ia berharap ketergantungan impor akan berkurang.

"Jangan kebalik kita yang impor terus. Kita yang kirim ke mereka. terutama di produk maritim. Kita ini negara kepulauan. Jadi sangat aneh kalau maritimnya kita tidak dinomorsatukan. Plus juga sumber daya alam" ujar Erick.



Simak Video "Erick Thohir Pamerkan Relief Tersembunyi Gedung Sarinah"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)