Serapan Anggaran Pemerintah Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi RI?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2020 17:12 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi COVID-19 yang melanda, serta roda perekonomian yang melambat, memaksa seluruh komponen bangsa untuk berjuang lagi agar lolos dari jurang resesi.

Saat memberi pengarahan dari Posko Penanganan COVID-19 Jawa Barat di Bandung, Selasa (11/8) lalu, Presiden Joko Widodo mengakui butuh kerja keras untuk menumbuhkan ekonomi pada kuartal III-2020.

"Kita harapkan, kita ingin (ekonomi) tumbuh, tapi ini memang perlu kerja keras," kata Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta kepala daerah untuk segera merealisasikan penyerapan anggaran yang ada di dalam APBD. Pasalnya, kata dia masih ada anggaran APBD seluruh daerah sebesar Rp 170 Triliun yang mandek di bank.

"Artinya penggunaannya memerlukan kecepatan terutama di kuartal ketiga ini. Kunci ada di bulan Juli, Agustus dan September, supaya kita tidak masuk dalam kategori resesi ekonomi," imbuhnya.

Permintaan presiden ini tentunya disambut baik oleh banyak pihak. Di sektor konstruksi, khususnya industri logam, penggunaan anggaran daerah dipercaya mampu memberi stimulus bagi para pelaku usaha untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Seperti diketahui, dampak pandemi di sektor ini, cukup mempengaruhi mulai dari hulu hingga hilir.

"Industri logam kalo kita lihat terus terang dari hulu sampai ke hilir terdampak. Hulunya sendiri kalo kita bahas mengalami penurunan cukup ekstrem ya. Seperti kita tahu di hulu, Krakatau Steel juga sedang menurun drastis. Dampaknya seperti efek domino. Di hilir, ARFI selaku pelaku usaha industry dan manufaktur barang jadi, produk turunan baja, tentu saja kena imbasnya," ujarnya Sekjen Asosiasi Roll Former Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma dalam siaran persnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mendes Sebut Realisasi Dana Desa Sudah Capai Rp 30 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]