Setelah 5 Bulan Tutup, Bioskop Akhirnya Mau Dibuka Lagi

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2020 11:20 WIB
Suasana simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020). Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan kesiapan tempat hiburan bioskop dalam penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan alat pelindung wajah bagi karyawan, pembatas jaga jarak, masker, sarung tangan dan cairan disinfektan seiring tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww.
Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan jika bioskop di Jakarta akan dibuka dalam waktu dekat. Saat ini sedang disusun regulasi terkait teknis dan aturan dalam berkegiatan di bioskop.

"Dalam waktu dekat ini kegiatan bioskop di Jakarta akan kembali dibuka dan protokol kesehatan akan ditegakkan lewat adanya regulasi yang detail, adanya pengawasan ketat. Sehingga pelaku industri memberikan jasa tanpa memberikan risiko yang besar dan bagi masyarakat juga ketika berkegiatan mereka akan bisa merasa aman," kata Anies dalam tayangan yang disiarkan langsung di YouTube BNPB, Rabu (26/8/2020).

Berdasarkan catatan detikcom, bioskop seperti XXI pertama kali diminta tutup di Jakarta sejak 23 Maret lalu. Itu berarti bioskop sudah ditutup sejak 5 bulan terhitung sampai hari ini.

Rencana pembukaan bioskop ini bukan pertama kalinya diumumkan. Sebelumnya pemerintah provinsi DKI Jakarta telah mengizinkan layar lebar dibuka pada 29 Juli 2020, namun rencana itu dibatalkan karena penyebaran virus Corona terus meningkat.

Pembukaan ini tentunya yang ditunggu-tunggu oleh semua pengusaha bioskop di Indonesia. Pasalnya, selama tidak beroperasi pihaknya menanggung kerugian yang sangat besar karena tidak ada pemasukan sementara pengeluaran tetap berjalan seperti membayar tagihan listrik untuk satu bioskop sekitar Rp 10-15 juta. Jika listrik tak dibayar maka akan dicabut oleh PLN.

"Iya kalau nggak (dibayar) dicabut listriknya, bayarnya ratusan juta lagi pasang yang baru ya kan. Itu abonemennya saja tuh. Itu baru (bioskop) yang independen lho. Kalau yang XXI kan lebih gede lagi listriknya. Itu satu," ujar Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin saat dihubungi detikcom, Senin (10/8/2020).

Kemudian pihaknya harus tetap membayar pegawai ditambah perawatan bioskop yang harus tetap dijalankan secara rutin.

"Kondisi fisik kita jaga karena biar bagaimanapun gitu kan harta kita, kita jaga dong memang kita harus rawat. Kita ada petugas cleaning service, petugas operator, proyektor mesti dihidupin setengah jam atau berapa, setiap hari dipanasin," jelas Djonny.



Simak Video "Bioskop Dibuka Mulai Besok!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)