Swiss Resmi Resesi!

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 27 Agu 2020 19:38 WIB
Poster
Ilustrasi resesi ekonomi imbas Corona/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Swiss akhirnya resesi. Mengutip Reuters, ekonomi Swiss menyusut menjadi minus 8,2% pada kuartal kedua dibandingkan dengan tiga bulan pertama tahun ini. Pemicu utama karena pandemi COVID-19 yang mendorong penurunan kuartalan terburuk dalam 40 tahun terakhir.

Sebelumnya, ekonomi Swiss minus 2,6 % pada kuartal pertama, dan merupakan penurunan paling tajam sejak pencatatan kuartalan dimulai pada 1980, menurut catatan State Secretariat for Economic Affairs (SECO) Swiss

"Kegiatan ekonomi domestik sangat dibatasi setelah pandemi dan tindakan diambil untuk mengatasinya," terang SECO, dikutip dari Reuters, Kamis (27/8/2020).

Menurut data SECO Ekonomi swiss anjlok dipicu oleh resesi global imbas Corona, dan di sisi lain Swiss yang bergantung pada ekspor. Sektor jasa juga terpukul, dengan akomodasi dan jasa makanan mengalami penurunan 54,2% dalam hasil ekonomi karena hotel dan restoran tutup dan turis menjauh.

Menyusul penurunan pada kuartal pertama, Swiss kini telah memasuki resesi teknis, yang didefinisikan sebagai kontraksi dua kuartal berturut-turut. Swiss sebelumnya pernah tergelincir ke dalam resesi pada akhir 2018, tetapi penurunan itu jauh lebih dangkal ketimbang saat ini Pada 2018 ekonomi triwulanan triwulanan Swiss turus ke 0,3% dan 0,1%.

Di sisi lain, sektor farmasi masih kuat seiring upaya meningkatkan penjualannya. Kondisi tersebut bisa mencegah kemerosotan yang lebih dalam di bidang manufaktur, sebab saat ini produsen jam dan produsen mesin mengalami kesulitan.



Simak Video "Kadin Proyeksikan Ada Tambahan 5 Juta Pengangguran di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/dna)