Bulog Gelar Operasi Pasar Beras di 15 Pasar Jakarta
Senin, 09 Jan 2006 12:54 WIB
Jakarta -
Keluhan warga terhadap tingginya harga beras dalam tiga minggu terakhir, langsung direspons Badan Urusan Logistik (Bulog) dengan menggelar operasi pasar murni (OPM) beras. Pada Senin ini (9/1/2006), Bulog melakukan OPM di 15 pasar yang ada di DKI Jakarta. OPM beras ini dilakukan untuk menurunkan harga beras yang saat ini di level Rp 4.000 per kilogram, serta menekan laju inflasi.OPM beras yang dilakukan Bulog ini berdasarkan surat Menteri Perdagangan (Mendag) No.7/M-DAG/1/2006 tanggal 6 Januari 2006, tentang instruksi OPM cadangan beras pemerintah di DKI Jakarta .Kepala Divisi Regional (Divre) Perum Bulog DKI Jakarta, Dedi Kusnaedi, secara seremonial pada pukul 09.00 WIB melakukan penjualan beras di Pasar Jembatan Lima, Jakarta Barat, Senin (9/1/2006). Namun OPM yang dilakukan di Pasar Jembatan Lima terlihat sepi. Masyarakat ternyata belum mengetuhui adanya OPM ini. Menurut Dedi, Bulog Divre DKI melakukan penjualan langsung ke masyarakat sejak 8 Januari 2006 dengan harga beras Rp 3.800 per kilogram. Pada tahap awal itu OPM beras meliputi 5 pasar tradisional yaitu, Pasar Senen, Pasar Koja Baru, Pasar Kramat Jati, Pasar Minggu dan Pasar Jembatan Lima.Sedangkan pelaksanaan OPM Senin ini meliputi 15 pasar tradisional yaitu Pasar Senen, Pasar Koja Baru, Pasar Kramat Jati, Pasar Minggu dan Pasar Jembatan Lima, Pasar Cikini, Pasar Bahari, Pasar Jatinegera, Pasar Tomang, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Boplo, Pasar Tanah Abang, Pasar Klender, Pasar Rawamangun dan Pasar Pondok Labu.Dedi menjelaskan, berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS), harga beras di tingkat eceran untuk berbagai macam jenis selama tiga bulan terakhir mengalami peningkatan. Sedangkan pada minggu pertama Januari kenaikan harga beras di kisaran 7,23 persen sampai 8,46 persen.Untuk OPM ini setiap pasar dialokasikan sebanyak 5 ton beras dengan harga rata-rata Rp 3.800 per kilogram.
(ir/)










































