7 Strategi Tekan Klaster COVID-19 di Perkantoran

Faidah Umu Safuroh - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2020 16:36 WIB
Poster
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Guna memastikan protokol kesehatan di perusahaan dan tempat usaha, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berupaya lakukan pencegahan dan pemutusan pandemi COVID-19. Meski wabah COVID-19 belum hilang, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan kelangsungan usaha/industri harus tetap berjalan dan pekerja dipastikan aman bekerja.

"Saya telah menginstruksikan kepada jajaran Kemnaker untuk terus melakukan sosialisasi dan pengawasan secara langsung di perusahaan, kawasan industri, dan tempat aktivitas ekonomi lainnya seperti pusat perbelanjaan, tempat pariwisata serta perhotelan," ujar Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2020).

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi dan pengawasan secara langsung ke beberapa pabrik, kawasan industri, pusat perbelanjaan, beberapa hotel, dan sebagainya. Ida melihat ada kesadaran dari pelaku usaha untuk menaati protokol kesehatan di tempat kerja.

"Kesadaran yang sama juga sama juga ditunjukkan oleh para pekerja. Pemeriksaan rapid test pada hari ini menunjukkan kesadaran itu. Kesadaran bahwa penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19 adalah tanggung jawab kita bersama," ucapnya.

Selain sosialisasi dan pengawasan langsung protokol kesehatan seperti yang dilaksanakan di Magelang, Ida juga menyatakan pihaknya telah merumuskan tujuh strategi pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di tempat kerja.

Pertama, pencegahan COVID-19 di perusahaan dan tempat kerja. Kedua, penyusunan pedoman perencanaan keberlangsungan usaha. Ketiga, penyusunan panduan kembali bekerja. Keempat, perlindungan pekerja dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) pada kasus COVID-19 akibat kerja.

Kelima, peningkatan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan. Keenam, peningkatan kolaborasi dengan stakeholder. Ketujuh, melakukan sosialisasi dan publikasi melalui Posko K3 Corona, portal sistem pelayanan K3 (Teman K3) serta melalui media sosial.

Menurutnya, dengan kesadaran pencegahan pandemi di tempat kerja, produktivitas usaha dan pekerja akan berangsur pulih, dan perekonomian nasional juga berangsur normal.

"Tantangan kita selanjutnya adalah, dalam jangka waktu yang relatif panjang, orang cenderung abai dan bosan menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Ida menegaskan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan adalah bagian dari upaya perlindungan atas keberlangsungan usaha sekaligus melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja di tempat kerja.

"Tadi telah kita saksikan bersama pemeriksaan rapid test kepada sedikitnya 500 pekerja perhotelan, UMKM juga petani serta pembagian masker, hand sanitizer dan face shield dari Kemnaker," ujarnya.

Ia menambahkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah terus berjuang melawan pandemi dan berbagai dampak yang ditimbulkan. Terkait penanganan wabah, pemerintah telah mengerahkan segala daya, upaya, serta mengajak seluruh potensi masyarakat untuk mengerem laju pandemi. Di antaranya dengan terus meningkatkan uji spesimen. Makin banyak spesimen yang diuji, makin diketahui berapa banyak masyarakat yang terpapar.

"Dengan demikian, akan memudahkan penanganan dan mitigasinya. Karena pada saat bersamaan, kampanye adaptasi kebiasaan baru dan kampanye pola hidup bersih dan sehat juga terus digencarkan," pungkasnya.



Simak Video "Kemnaker Lanjutkan Trend Positif "Saya Sudah Divaksin""
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)